Presiden Korut Tinjau Langsung Uji Coba MRLS 240 mm

Jakarta, IDM - Korut menguji coba peluncur roket ganda 240mm dengan sistem pemandu baru, yang ditinjau langsung oleh Presiden Kim Jong Un pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari KCNA, laman media pemerintah Korut, Rabu (28/8), sistem peluncur roket ganda (multiple rocket launch system/MLRS) yang diproduksi oleh industri pertahanan Korut itu diklaim memiliki kemampuan manuver dan daya rusak yang lebih baik dari versi sebelumnya.
Baca Juga: Pesawat Militer Y-9 Cina Langgar Wilayah Udara, Jepang: Tidak Dapat Diterima
"MRLS, yang secara teknis diperbarui dalam kemampuan manuver dan kemampuan penembakan terkonsentrasi, terbukti menguntungkan dalam semua hal, termasuk sistem pemandu yang baru diterapkan, kemampuan pengendalian, dan daya rusak," tulis KCNA.

Dalam kesempatan itu, Kim disebut menetapkan kebijakan untuk memproduksi artileri baru tersebut agar mampu memperkuat militer Korut. Sebelumnya, Korut juga mengklaim berhasil uji coba drone bunuh diri yang mampu menghancurkan target yang telah ditetapkan.
Baca Juga: Ukraina Klaim Kuasai Hampir 1.300 Kilometer Wilayah Kursk Rusia
Uji coba ini dilakukan saat Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) menggelar latihan gabungan 'Ulchi Freedom Shield', yang akan berakhir besok. Korut telah berulang kali mengecam latihan gabungan keduanya sebagai bentuk persiapan invasi. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































