Presiden Korut Tekankan Komitmen Perkuat Kemitraan dengan Cina

Jakarta, IDM – Presiden Korea Utara (Korut) Kim Jong Un berjanji untuk terus memperkuat hubungan dengan Cina dan menggambarkan pertemuan dengan Presiden Xi Jinping bulan lalu sebagai "kesempatan bersejarah".
Melansir KCNA, Rabu (1/7), Kim mengungkapkan selamat kepada Xi atas 105 tahun berdirinya Partai Komunis Tiongkok. Dalam pesan tertulisnya, Kim mengatakan sikap Pyongyang adalah untuk "secara progresif mengembangkan hubungan dengan Beijing."
Baca Juga: Cina Desak AS-Iran Capai Solusi Komprehensif
"Merupakan pendirian teguh partai dan pemerintah kami untuk terus mengembangkan hubungan persahabatan DPRK-Tiongkok yang berakar panjang dan bersejarah serta berlandaskan sosialisme," kata Kim, mengacu pada nama resmi Korut.
“KTT Pyongyang baru-baru ini merupakan peristiwa bersejarah untuk memperdalam persahabatan dan kepercayaan antara kita,” sambungnya.
Baca Juga: Bertemu Qatar, AS Bahas Kelanjutan Negosiasi dengan Iran
Kunjungan Xi ke Pyongyang pada 8-9 Juni 2026 lalu adalah kunjungan pertamanya dalam tujuh tahun terakhir. Selama pertemuan tersebut, kedua pemimpin mengadopsi 'cetak biru yang luas' untuk mempererat hubungan strategis.
Melansir Xinhua, Xi turut mendorong kerja sama diplomatik, penegakan hukum, dan militer yang lebih erat dengan Korut. Sementara bagi Korut, Cina adalah mitra dagang utama sekaligus sokongan diplomatik di tengah jepitan sanksi internasional.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































