INTERNASIONAL

Presiden Korsel akan Tambah Anggaran Pertahanan 8,2 Persen

Lee Jae Myung
Presiden Korsel Lee Jae Myung. (Foto: Dok. Korea.net)

Jakarta, IDM – Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung mengungkapkan rencana untuk menambah anggaran pertahanan negara sebesar 8,2 persen menjadi 66,3 triliun won (sekitar $47,1 miliar).

Dalam pidatonya saat memperingati Hari Angkatan Bersenjata Korsel ke-77di markas militer Gyeryongdae, ia menyoroti pentingnya kemampuan bela diri. Menurutnya, perdamaian hanya akan terwujud dengan fondasi keamanan yang kuat.

Baca Juga: Mengenal Global Sumud Flotilla, Bantuan Armada dari Berbagai Negara untuk Gaza

"Kita harus bergerak menuju pertahanan yang kuat dan mandiri, berdasarkan kebanggaan dan keyakinan kita terhadap kekuatan militer kita. Untuk merespons secara aktif perubahan lingkungan keamanan, pertahanan yang mandiri adalah suatu keharusan," ujarnya melansir Yonhap, Rabu (1/10).

Ia menuturkan, tambahan anggaran pertahanan tahun depan akan difokuskan pada investasi teknologi canggih seperti drone dan robot dengan kecerdasan buatan atau AI.

"Militer yang dilengkapi dengan sistem persenjataan canggih berawak dan nirawak yang terintegrasi seperti robot tempur AI, drone otonom, serta sistem rudal serang dan pertahanan presisi adalah solusinya," imbuhnya.

Baca Juga: Indonesia Bersama 7 Negara Sambut Proposal Trump untuk Perdamaian Gaza

Lebih lanjut, ia berkomitmen untuk menjadikan industri pertahanan sebagai aset strategis sekaligus pendorong pertumbuhan ekonomi. Korsel, kata dia, telah berada di antara lima kekuatan militer teratas di dunia.

"Kami juga memiliki hubungan yang kuat dengan negara-negara yang memiliki nilai-nilai yang sama, aliansi Korea Selatan-Amerika Serikat yang solid, dan pencegah nuklir yang andal berdasarkan kemitraan tersebut. Tidak ada alasan untuk meragukan kekuatan pertahanan nasional kami, apalagi alasan untuk merasa cemas," pungkasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.