Pembahasan mengenai keberlanjutan kerja sama pesawat tempur KF-21 Boramae menjadi salah satu agenda dalam pertemuan antara Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Republik Korea Selatan Lee Jae Myung di Istana Kepresidenan Korea Selatan pada 1 April 2026. Sebagai tindak lanjut atas pertemuan tersebut, Indonesia dilaporkan akan mengirim tim teknisi ke Korea Selatan.
Kemitraan Indonesia-Korea Selatan (Korsel) berkembang ke level yang lebih strategis melalui kolaborasi pengembangan pesawat tempur KF-21 Boramae, yang kerangka kerja samanya telah dimulai sejak 2010.
Jepang dan Korea Selatan (Korsel) sepakat untuk mempererat kerja sama keamanan dan ekonomi guna mengatasi meningkatnya ketegangan di Asia Timur. Hal itu diungkapkan oleh Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi dan Presiden Korsel Lee Jae Myung saat pertemuan beberapa waktu lalu.
Presiden RI Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2025, yang berlangsung di Hwabaek International Convention Center (HICO), Gyeongju, Sabtu (1/11).
Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung mengungkapkan rencana untuk menambah anggaran pertahanan negara sebesar 8,2 persen menjadi 66,3 triliun won (sekitar $47,1 miliar).
Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung mengatakan bahwa Korea Utara (Korut) berada di tahap akhir pengembangan rudal balistik antarbenua yang dapat menjangkau Amerika Serikat (AS) dengan hulu nuklir.