Presiden AS Umumkan Kesepakatan Gencatan Senjata Israel-Hizbullah

Jakarta, IDM – Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengungkapkan bahwa gencatan senjata untuk mengakhiri konflik Israel-Hizbullah di Lebanon telah disepakati dan akan segera diimplementasikan.
Melansir Whitehouse.gov, laman kepresidenan AS, Rabu (27/11), Biden mengatakan bahwa gencatan senjata akan dimulai pada pukul 4 pagi waktu setempat pada Rabu. Perjanjian itu juga diperantarai oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron.
Baca Juga: Rusia: Gagasan untuk Memberi Senjata Nuklir ke Ukraina Sangat Tidak Bertanggung Jawab
"Saya senang mengumumkan bahwa pemerintah mereka telah menerima usulan AS untuk mengakhiri konflik yang menghancurkan antara Israel dan Hizbullah," kata Biden.
"Pertempuran di perbatasan Lebanon-Israel akan berakhir. Ini dirancang untuk menjadi penghentian permusuhan secara permanen," sambungnya.
Ia menjelaskan, sebagai bagian dari perjanjian gencatan senjata, Israel akan "secara bertahap menarik" pasukannya dari Lebanon Selatan selama 60 hari ke depan, dan Angkatan Darat Lebanon akan dikerahkan ke wilayah tersebut.
"Infrastruktur teroris Hizbullah di Lebanon selatan tidak akan diizinkan untuk dibangun kembali," katanya.
Baca Juga: Kanada Berkomitmen Capai Target Belanja Militer NATO Dua Persen
"Warga sipil di kedua belah pihak akan segera dapat kembali dengan aman ke komunitas mereka dan mulai membangun kembali rumah, sekolah, pertanian, bisnis, dan kehidupan mereka," tambahnya.
Ia juga menuturkan, tidak akan ada pasukan AS yang dikerahkan ke Lebanon. Namun, Prancis dan AS akan bekerja sama dengan Israel dan Lebanon untuk memastikan kesepakatan sepenuhnya ditegakkan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































