INTERNASIONAL

Prancis Akui Cegat Drone Iran yang Menuju Israel

Rafale
Pesawat tempur Rafale Prancis (Foto: Dok. Dassault Aviation)

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Prancis Sebastien Lecornu mengatakan bahwa negaranya turut ambil bagian dalam upaya menghentikan drone Iran yang menargetkan Israel sebelum gencatan senjata dimulai pada Selasa (24/6).

Ia mengungkapkan, pasukan militernya telah mencegat kurang dari 10 drone dalam beberapa misi yang diluncurkan Iran ke Israel. Drone itu disebut dicegat menggunakan sistem pertahanan darat ke udara dan pesawat tempur Rafale.

Baca Juga: Diskusi dengan Arab Saudi dan UAE, Iran Bersedia Selesaikan Konflik dengan AS

"Saya dapat mengonfirmasi bahwa tentara Prancis mencegat kurang dari 10 pesawat nirawak dalam beberapa hari terakhir selama berbagai operasi militer yang dilakukan oleh Republik Islam Iran terhadap Israel, baik melalui sistem darat ke udara atau melalui jet tempur Rafale kami," kata Lecornu saat pertemuan parlemen tentang situasi di Timur Tengah, melansir Reuters, Kamis (26/6).

Lebih lanjut, Lecornu mengatakan bahwa Iran telah meluncurkan sekitar 400 rudal balistik dan 1.000 drone ke Israel dalam konflik yang berlangsung selama 12 hari itu, sebelum Amerika Serikat (AS) menyatakan keduanya telah sepakat untuk gencatan senjata.

Baca Juga: Parlemen Iran Sepakat Tangguhkan Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB

Adapun, Israel melakukan serangan udara terhadap Iran pada 13 Juni lalu, yang disebut sebagai serangan pencegahan karena khawatir dengan ancaman senjata nuklir Teheran. Serangan itu menghancurkan berbagai fasilitas sipil hingga menewaskan beberapa pejabat militer penting dan ilmuwan nuklir.

Pihak berwenang Iran melaporkan sebanyak 610 orang tewas dan hampir 5.000 orang terluka akibat serangan Israel. Sementara, serangan balasan Iran menewaskan sedikitnya 28 orang di Israel dan juga merusak banyak fasilitas sipil. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.