INTERNASIONAL

Prajurit Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL Menerima Penghargaan PBB

Yonmek TNI Konga XXlll-S/UNIFIL
Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL mendapatkan penghargaan UN Medal. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Jakarta, IDM – Satgas Yonmek TNI Kontingen Garuda XXIII-S/UNIFIL mendapatkan penghargaan UN Medal dalam Upacara Medale Parade yang digelar di Markas Indobatt, UNP 7-1, Lebanon Selatan pada beberapa waktu lalu.

Melansir keterangan tertulis PMPP TNI, Jumat (10/10), upacara ini merupakan tradisi kehormatan dalam misi perdamaian PBB untuk memberikan penghargaan kepada para prajurit yang telah menunjukkan dedikasi, profesionalisme, dan kontribusi selama menjalankan tugas menjaga perdamaian di wilayah Lebanon Selatan.

Baca Juga: Kemlu RI Sebut Gencatan Senjata Israel-Hamas Langkah Penting Stop Kekerasan di Gaza

Acara Medale Parade dipimpin oleh Dan Sector East Brigadir Jenderal Ricardo Esteban Cabrejos. Turut hadir dalam acara ini Penasihat Militer (Penmil) PTRI New York Brigadir Jenderal Felix Lumban Tobing, Kepala KBRI Lebanon Dicky Komar, perwakilan dari berbagai kontingen, pejabat sipil UNIFIL, serta tokoh masyarakat lokal.

"Para prajurit Garuda menerima Medali Penghargaan PBB (UN Medal) sebagai simbol pengakuan atas pengabdian dan kerja keras mereka dalam menciptakan suasana aman dan damai di Area of Responsibility (AoR) Sektor Selatan," tulis PMPP TNI.

Yonmek TNI Konga XXlll-S/UNIFIL-2
Penampilan tari Kecak dalam upacara UN Medal Parade. (Foto: Dok. PMPP TNI)

Prosesi penganugerahan medali berlangsung khidmat. Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa, Merah Putih dan Lebanon berkibar berdampingan, diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, lagu kebangsaan Lebanon serta lagu kebesaran PBB.

Tampak raut bangga di wajah para prajurit saat medali disematkan di dada, menandakan keberhasilan dalam mengemban amanat bangsa di kancah internasional.

Baca Juga: Pantau Kesepakatan Gencatan Senjata Gaza, AS akan Kirim 200 Pasukan

Selain penyematan medali, kegiatan juga dimeriahkan dengan penampilan tari, atraksi budaya Indonesia serta demontrasi beladiri. Hal ini menunjukkan bahwa para prajurit tidak hanya mampu menjaga perdamaian tetapi juga menjadi aktor diplomasi yang memperkenalkan budaya Indonesia.

Melalui perolehan medali ini, Satgas Yonmek TNI Konga XXIII-S/UNIFIL kembali menegaskan komitmen prajurit sebagai pasukan profesional, disiplin, dan humanis, yang senantiasa menjunjung tinggi nilai-nilai perdamaian serta kehormatan bangsa. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.