Polandia Tangkap Terduga Jaringan Spionase Rusia

Jakarta, IDM – Pemerintah Polandia telah menangkap sembilan orang asing usai diyakini sebagai jaringan mata-mata Rusia. Mereka dicurigai melakukan spionase setelah tertangkap memasang kamera rahasia yang merekam infrastruktur transportasi yang digunakan untuk mengirim bantuan ke Ukraina.
Dilansir dari AP, Jumat (17/3), Menteri Dalam Negeri Mariusz Kamiński mengatakan Badan Keamanan Polandia telah menangkap jaringan spionase Rusia yang tengah mempersiapkan tindakan sabotase terhadap rute kereta api yang digunakan untuk mengangkut senjata dari wilayah Podkarpackie ke Ukraina.
"Ancaman itu nyata. Mereka melakukan tindakan sabotase yang bertujuan melumpuhkan pasokan peralatan, senjata dan bantuan ke Ukraina," ungkapnya.
Baca Juga: Perkuat Interoperabilitas, Cina bersama Iran dan Rusia Gelar Latihan Maritim
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa beberapa dari kamera tersebut juga ditemukan di dekat bandara yang dialihfungsikan menjadi pusat logistik internasional terkait bantuan militer dan kemanusiaan ke Ukraina. Pesawat militer dan kargo dari Amerika Serikat (AS) maupun Eropa keluar dan masuk secara rutin dari Bandara Rzeszow-Jasionka. Pasokan itu kemudian di antar ke perbatasan yang berjarak kurang dari 100 kilometer. Dianggap memiliki fungsi krusial, AS bahkan mengerahkan sistem pertahanan udara Patriot demi melindungi bandara tersebut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































