Perundingan Gencatan Senjata Israel-Hamas Berakhir Tanpa Hasil

Jakarta, IDM – Perundingan gencatan senjata antara Hamas dan Israel, yang dimediasi oleh Qatar berakhir tanpa membuahkan hasil. Ini merupakan perundingan tidak langsung terbaru yang digelar di Doha.
Melansir dari Reuters, Senin (7/7), dua otoritas Palestina mengungkapkan bahwa delegasi Israel tidak memiliki kewenangan untuk membuat sebuah keputusan, sehingga perundingan tidak membuahkan hasil. Kedua pihak akan kembali bernegosiasi pada Minggu (13/7), menjelang kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: BRICS Kecam Serangan Militer ke Iran, Serukan Genjatan Senjata di Gaza
"Setelah sesi pertama perundingan tidak langsung di Doha, delegasi Israel tidak memiliki kewenangan yang cukup… untuk mencapai kesepakatan dengan Hamas," kata dua otoritas Palestina tersebut.
Sebelumnya, Kantor Perdana Menteri Israel melalui platform X mengatakan, Hamas telah menuntut perubahan dalam proposal gencatan senjata, yang tidak dapat diterima oleh Tel Aviv. Namun, delegasi Israel akan tetap terbang ke Qatar untuk "melanjutkan upaya mengamankan pemulangan para sandera kami berdasarkan usulan Qatar yang disetujui Israel."
Baca Juga: Presiden AS Ungkap Kemungkinan Gencatan Senjata Gaza Pekan Depan
Konflik yang tak kunjung usai ini pun menuai protes dari warga Israel, yang menyerukan agar seluruh sandera segera dibebaskan. Sejak 7 Oktober 2023, sekitar 1.200 warga Israel tewas. Sedangkan, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan lebih dari 57.000 warga Palestina tewas akibat serangan Israel. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































