INTERNASIONAL

Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Korsel dan Jerman akan Bentuk Perjanjian Berbagi Informasi Intelijen

Yoon Suk Yeol, Olaf Scholz
Presiden Korsel Yoon Suk Yeol bertemu Kanselir Jerman Olaf Scholz di Seoul. (Foto: Dok. Twitter/bundeskanzler Olaf Scholz)

Jakarta, IDM – Korea Selatan (Korsel) dan Jerman sepakat mempererat kerja sama pertahanan dan segera membentuk perjanjian untuk berbagi informasi intelijen militer. Rencana itu disepakati ketika Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol bertemu dengan Kanselir Jerman Olaf Scholz di Seoul pada Minggu (21/5).

Dilansir dari Reuters, Senin (22/5), Yoon dan Scholz memiliki pandangan yang sama terkait kondisi geopolitik. Keduanya menilai pentingnya mendorong industri pertahanan di tengah meningkatnya dinamika keamanan yang disebabkan oleh konflik di Ukraina.

Baca Juga: Jet Tempur F-18 Jatuh Saat Latihan di Spanyol

Sementara itu, ancaman keamanan di wilayah Semenanjung Korea juga semakin besar setelah Korea Utara (Korut) mengintensifkan uji coba rudal yang kini telah menembakkan sekitar 100 rudal sejak awal 2022.

“Penting untuk mempertahankan pesan yang konsisten kepada masyarakat internasional bahwa Korea Utara tidak mendapatkan apa-apa dari provokasi ilegalnya,” kata Yoon.

Tujuan dari perjanjian berbagi dan melindungi informasi intelijen militer ini adalah membantu mempertahankan stabilitas pertahanan.

Baca Juga: Jepang akan Kirim Bantuan Militer ke Ukraina

“Jerman, yang dipersatukan kembali 33 tahun lalu, adalah negara yang memahami dan berempati dengan isu-isu seputar Semenanjung Korea. Kami akan terus bekerja sama secara erat (dalam upaya yang lebih luas) untuk mencapai denuklirisasi Korea Utara,” kata Yoon.

Sebelum pertemuannya dengan Yoon, Scholz mengunjungi sisi selatan dari perbatasan militer memisahkan kedua Korea. Disana ia menyerukan Korut untuk menghentikan aktivitas uji coba rudal dan pengembangan nuklir yang dinilai dapat menganggu perdamaian. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.