INTERNASIONAL

Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Cina Rampungkan Pengiriman Dua Kapal Fregat ke Pakistan

Kapal fregat
Kapal fregat tipe 054A PNS Taimur dibuat Cina untuk Pakistan. (Foto: Dok. Global Times)

Jakarta, IDM – Cina telah mengirimkan dua kapal fregat untuk Angkatan Laut Pakistan, di tengah kerja sama pertahanan yang semakin erat antara kedua negara. Pengiriman ini menandai tuntasnya transaksi pembelian empat kapal fregat yang disepakati pada tahun 2018.

Dilansir dari Chinamil.cn, sebuah laman resmi Angkatan Bersenjata Cina, Jumat (12/5), semua kapal yang dirancang dan dibangun oleh China State Shipbuilding Corporation Limited (CSSC) ini mampu berlayar dengan kecepatan maksimum 27 knots dan menjangkau jarak hampir 15.000 km.

Baca Juga: Penuhi Ambisi NATO, Jerman Berencana Beli 50 Ranpur Puma

Diantara dua kapal fregat tipe 054AS itu akan digunakan untuk menjaga wilayah laut di koridor ekonomi China-Pakstan (CPEC), sebuah proyek infrastruktur ambisius yang menghubungkan Xinjiang dengan Pelabuhan Gwadar di Pakistan. Nantinya, jalur itu akan digunakan untuk pengiriman berbagai komoditi seperti bahan bakar minyak dan gas. Sebab, bagi Cina, Pakistan dan aksesnya ke Laut Arab sangatlah penting sebagai pilihan alternatif jika terjadi blokade maritim di Selat Malaka.

Selain kapal fregat, Cina juga telah mengirim enam jet tempur J-10 ke Pakistan pada Maret 2022. Sementara, delapan kapal selam kelas Hangor yang dipesan Pakistan diperkirakan akan dikirim pada 2028.

Baca Juga: Tingkatkan Interoperabilitas, Inggris dan India Latihan ‘AJEYA WARRIOR 23’

Bulan lalu, panglima militer Pakistan Jenderal Syed Asim Munir telah menemui ketua Komisi Militer Pusat Cina Zhang Youxia di Beijing. Menurutnya, bekerja sama di bidang militer dengan Cina sangat diperlukan menghadapi dinamika global saat ini.

“Kami menegaskan kembali perlunya menjaga perdamaian dan stabilitas di kawasan dan meningkatkan kerja sama militer,” ujar Munir. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.