Penjaga Pantai Cina dan Filipina Kembali Bersitegang di Perairan Sengketa

Jakarta, IDM – Cina dan Filipina saling tuduh telah melakukan manuver berbahaya di dekat Scarborough Shoal. Ini merupakan insiden terbaru antar penjaga pantai di perairan sengketa di Laut Cina Selatan tersebut.
Juru bicara Penjaga Pantai Filipina (Philippines Coast Guard/PCG) Jay Tarriela melaporkan bahwa kapal Penjaga Pantai Cina (China Coast Guard/CCG) sengaja mempercepat lajunya untuk menghalangi rute pelayaran kapal BRP Cabra, sekitar 36 mil laut dari Scarborough Shoal.
Baca Juga: Rusia Sebut Kesepakatan Damai Tidak Mudah Dicapai
"CCG meningkatkan kecepatannya dan bermanuver melewati sisi dek BRP Cabra, sehingga menghalangi rute pelayarannya. Insiden ini menyoroti ketidakpatuhan CCG terhadap Peraturan Internasional untuk Mencegah Tabrakan di Laut dan mencerminkan pengabaian terhadap keselamatan di laut," katanya melalui platform X, Rabu (16/4).
Sebaliknya, CCG mengatakan bahwa kapal Filipina mendekati kapalnya secara berbahaya dan memotong rute pelayaran. PCG dituduh memutarbalikkan fakta dan menyebarkannya ke platform media.
"Mereka mendekati kapal Cina secara ilegal dan berbahaya, yang sedang menjalankan misi sah. Kapal Filipina mengancam keselamatan personel," kata CCG melansir Xinhua.
Baca Juga: Boeing Siap Sesuaikan Kebutuhan F-15EX untuk Indonesia
"Filipina mengabaikan fakta dan memutarbalikkan kebenaran, menggunakan platform media untuk membesar-besarkan insiden tersebut," tambahnya.
Cina mengklaim hampir seluruh Laut Cina Selatan. Ketegangan antara Cina dan Filipina di wilayah sengketa itu telah meningkat selama dua tahun terakhir khususnya di Scarborough Shoal. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































