INTERNASIONAL

Penasihat Presiden Ukraina Mundur Setelah Rusia Serang Kota Dnipro

Penasihat Presiden Ukraina
Penasihat Presiden Ukraina Oleksiy Arestovych megundurkan diri. (Foto: Dok. Odessa)

Jakarta, IDM - Penasihat Presiden Ukraina Oleksiy Arestovych mengajukan pengunduran diri setelah komentarnya mengenai serangan rudal Rusia yang menghantam sebuah infrastruktur sipil di Kota Dnipro. Publik telah dibuat geram setelah ia menyalahkan Ukraina atas tragedi tersebut.

Dilansir dari BBC, Rabu (18/1), rudal rusia yang menghantam apartemen di Kota Dnipro pada Sabtu lalu, menyebabkan sedikitnya 45 orang tewas dan 79 orang terluka. Arestovych pun menyampaikan kepada publik bahwa pertahanan udara Ukrainalah yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut karena mencegat rudal Rusia yang kemudian jatuh di atas gedung apartemen. Menyadari komentarnya adalah sebuah kesalahan, penasihat Presiden itu pun mengundurkan diri.

"Saya menyampaikan permintaan maaf yang tulus kepada para korban dan kerabat mereka, penduduk Dnipro dan semua orang yang sangat terluka oleh pernyataan versi saya yang keliru tentang misil Rusia yang menyerang bangunan tempat tinggal itu,” ujarnya.

Baca: Pantau Rusia, NATO Kerahkan Pesawat Pengintai ke Rumania

Kota Dnipro yang berpenduduk sekitar 1 juta orang, berfungsi sebagai pusat pasokan tentara Ukraina di wilayah Donbas Timur. Serangan terbaru oleh rudal Rusia jenis Kh-22, merupakan yang terbesar semenjak Rusia mengganti komandan perangnya. Layanan darurat Ukraina mengatakan evakuasi dari 9.000 ton puing konstruksi itu masih dilakukan untuk mencari 34 orang orang hilang lainnya. Meskipun jumlah korban dari serangan Dnipro adalah yang tertinggi di awal tahun ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim pasukannya terus mempertahankan postur tempur yang kuat di garis depan. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.