INTERNASIONAL

Pemimpin Tertinggi Iran Tekankan Syarat Utama Damai dengan AS

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei (Foto: Dok. Spesial)

Jakarta, IDM – Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei mengatakan bahwa perdamaian dengan Amerika Serikat (AS) bergantung pada penghentian serangan Israel terhadap Lebanon.

"Republik Islam Iran telah menetapkan pelestarian integritas teritorial Lebanon, dan penghentian agresi rezim Zionis secara mutlak dan tanpa syarat sebagai syarat utama untuk setiap kesepakatan untuk mengakhiri perang yang dipaksakan terhadap AS yang agresif,” tulisnya melalui platform X @MKhamenei_ir, dikutip pada Senin (27/7).

Baca Juga: Iran Klaim Serang Dua Fasilitas Militer AS di Kuwait

Khamenei juga menyuarakan dukungannya untuk kelompok militan Hizbullah, dan rakyat yang tinggal di bagian selatan Lebanon, wilayah yang menjadi target serangan Israel.

"Sejalan dengan kebijakan yang ditetapkan oleh Pemimpin Revolusi Islam yang agung dan gugur sebagai martir, Republik Islam Iran menganggap pembelaan terhadap para mujahidin [Hizbullah] yang tertindas namun kuat ini sebagai mandat strategisnya," katanya.

Menurutnya, perlawanan Hizbullah terhadap Israel telah membawa "kehormatan dan reputasi tinggi". Hal ini ia ungkapkan di tengah penghentian serangan dan dimulainya kembali jalur diplomatik antara Iran dan AS.

Baca Juga: Iran Mengancam, Inggris Siaga!

Penghentian serangan Israel ke Lebanon merupakan salah satu syarat dari Iran untuk mengakhiri konflik dengan AS. Bahkan, tuntutan itu berada dalam klausul pertama Nota Kesepahaman (MoU) yang ditandatangani pada Juni lalu.

Kesepakatan keduanya kemudian runtuh di tengah perselisihan mengenai Selat Hormuz. Iran bersikeras bahwa AS telah melanggar kesepakatan terkait pengelolaan jalur strategis tersebut. Sedangkan, AS mengklaim operasi militer di selat guna memastikannya tetap terbuka bagi kapal-kapal komersial.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.