INTERNASIONAL

Pasokan Bantuan Kemanusiaan untuk Gaza, Menumpuk di Perbatasan Rafah

Ilustrasi
Ilustrasi penyebrangan Rafah di perbatasan Gaza-Mesir. (Foto: Dok. News.un.org)

Jakarta, IDM - Rafah merupakan pos perbatasan paling selatan dari Gaza dan berbatasan dengan Mesir, yang menjadi satu-satunya akses masuk bagi bantuan kemanusiaan ke Gaza dari luar Israel.

Selain Rafah, terdapat akses lain untuk masuk dan keluar Jalur Gaza yaitu Erez, yang berbatasan dengan Israel di Gaza utara. Namun, sejak serangan Hamas, Israel menutup jalur tersebut.

Baca Juga: Rusia: Keputusan AS Kirim Rudal Jarak Jauh Adalah Kesalahan Fatal

Sebelumnya, Israel telah menetapkan blokade total di Jalur Gaza sejak 7 Oktober, sebagai respons atas serangan Hamas yang menewaskan lebih dari 1.300 warga Israel. Aliran listrik, bahan bakar hingga pasokan makanan pun dihentikan.

Kini, satu-satunya rute bantuan kemanusiaan yang mungkin masuk ke Gaza adalah melalui Rafah dari wilayah Sinai di Mesir. Titik ini juga menjadi satu-satunya pintu keluar bagi warga Gaza yang ingin mengungsi.

Dilansir dari Reuters, Kamis (19/10), Israel menyerukan warga Gaza untuk bergerak ke selatan, lebih dekat ke Rafah dan berlindung dari pemboman. Pihak Israel pun menegaskan tidak akan menghalangi bantuan apapun yang akan masuk melalui Mesir.

Baca Juga: Korsel Gelar Latihan Gabungan Anti-Ranjau di Semenanjung Korea

“Israel tidak akan menghalangi bantuan kemanusiaan dari Mesir selama bantuan tersebut hanya berupa makanan, air dan obat-obatan untuk penduduk sipil yang berada di Jalur Gaza bagian selatan atau (mereka) yang mengungsi ke sana, dan selama pasokan tersebut tidak sampai ke Hamas,” kata kantor Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.

Kendati demikian, truk-truk logistik yang membawa bantuan kemanusiaan di Mesir tidak dapat menyeberang perbatasan, karena serangan udara tiada henti antara Israel dan Hamas. Sehingga, pasokan bantuan terpaksa harus terhenti di perbatasan Rafah. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.