INTERNASIONAL

Panglima Filipina Sebut Indonesia Beli Rudal BrahMos dari India

Rudal BrahMos
Rudal BrahMos (Foto: Dok. BrahMos Aerospace)

Jakarta, IDM – Chief of Staff of the Armed Forces of the Philippines atau Panglima Angkatan Bersenjata Filipina Jenderal Romeo S Brawner Jr mengatakan bahwa Indonesia membeli peluru kendali BrahMos dari India. Hal itu disampaikan Brawner di sela acara Dialog Raisina 2026 di New Delhi, India, pekan lalu.

Brawner mengatakan bahwa Filipina menjadi negara pertama yang membeli sistem rudal BrahMos India.

“Sekarang telah membeli sistem rudal yang sama. Saya dapat mengatakan bahwa kami senang dengan pembelian kami, dan mudah-mudahan bisa berbisnis lagi dengan India,” kata Brawner kepada awak media, sebagaimana diberitakan Asian News International (ANI), Senin (9/3).

Baca Juga: Konflik dengan AS-Israel Terus Berkecamuk, Iran Tunjuk Pemimpin Tertinggi Baru

Indonesia Defense Magazine (IDM) masih mencoba mengonfirmasi pembelian atau kontrak rudal BrahMos kepada Kepala Humas dan Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait. Hingga berita ini ditulis, Rico belum memberikan balasan.

Diketahui, India sebelumnya menawarkan kerja sama modifikasi jet tempur Sukhoi Su-27/30 TNI Angkatan Udara agar bisa dipasang rudal BrahMos.

Tawaran itu datang saat Panglima Angkatan Bersenjata India Jenderal Anil Chauhan bertemu Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, 28 Oktober 2025.

Baca Juga: Kapal Meledak di Selat Hormuz, KBRI Abu Dhabi Upayakan Pencarian WNI yang Hilang

“Kalau soal memodifikasi tadi memang ditawarkan memodifikasi Sukhoi kita untuk bisa membawa BrahMos,” kata Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto selepas pertemuan.

Berdasarkan laporan India Today pada 27 Januari 2025, Indonesia dikabarkan menyelesaikan kesepakatan pembelian rudal Brahmos senilai 450 juta dollar AS. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.