Pakistan Optimis AS-Iran akan Segera Capai Kesepakatan

Jakarta, IDM – Pakistan, selaku mediator, menyatakan optimis bahwa Amerika Serikat (AS) dan Iran akan segera mencapai kesepakatan. Hal itu disampaikan setelah Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi mengunjungi beberapa negara termasuk Cina.
Dalam kunjungan tersebut, Menlu Cina Wang Yi menekankan dukungan atas upaya diplomatik guna menyelesaikan konflik. Ia juga menghimbau agar komunitas internasional turut mendorong solusi damai.
Baca Juga: 228 Aset Militer AS Rusak karena Serangan Udara Iran
“Jika kesepakatan tercapai di Pakistan, itu akan menjadi suatu kehormatan bagi kami,” kata Juru Bicara Kemlu Pakistan Tahir Andrabi, melansir AA, Kamis (7/5).
Namun, Andrabi tidak menjelaskan secara merinci terkait potensi kesepakatan tersebut. Sebelumnya otoritas pemerintah Pakistan menyatakan bahwa mungkin mereka tidak lagi menjadi tuan rumah putaran kedua perundingan damai antara AS-Iran.
Baca Juga: Indonesia Tekankan Kesatuan ASEAN Kunci Hadapi Krisis Global
Otoritas itu turut menambahkan bahwa Islamabad mengharapkan AS dan Iran untuk mencapai kesepakatan mendasar sebelum kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Cina, yang dijadwalkan pada akhir minggu depan.
Pakistan menjadi tuan rumah perundingan pertama antara Iran-AS pada 11-12 April lalu, tetapi gagal menghasilkan kesepakatan untuk mengakhiri konflik. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































