Netanyahu: Israel Takkan Tarik Pasukan dari Gaza

Jakarta, IDM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak proposal damai Gaza dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berisi 15 poin, dan menyatakan bahwa Pasukan Bersenjata Israel (Israel Defense Forces/IDF) hanya akan mundur ketika Hamas melucuti senjata sepenuhnya.
"Israel tidak menerima dokumen 15 poin tersebut. IDF tidak akan melakukan penarikan pasukan apa pun sampai Hamas benar-benar dilucuti senjatanya, dan akan terus menggagalkan ancaman terhadap pasukan serta warga kami," ujar Netanyahu dalam rapat kabinet, merujuk pada proposal Trump yang didukung oleh Hamas, melansir platform X @IsraeliPM, Senin (10/8).
Baca Juga: Turki: Pakta Pertahanan Trilateral Tak Ditujukan ke Negara Mana Pun
"Mereka memiliki gagasan-gagasan, sebagian dapat kami terima dan sebagian lagi tidak. Dan kami tahu cara bersikap tegas dalam hal-hal tersebut," sambungnya.
Sebelumnya, Dewan Perdamaian Gaza (Board of Peace/BoP) mengungkapkan bahwa Hamas telah sepakat untuk melucuti senjata guna implementasi fase selanjutnya dari gencatan senjata.
Hamas juga melaporkan menyetujui kesepakatan itu tetapi penyerahan senjata berat mereka bergantung pada penghentian "segala bentuk agresi" dan penarikan IDF dari Gaza.
Baca Juga: Serangan Houthi Berlanjut, Tujuh Orang Tewas
Melansir Anadolu, IDF kembali melanggar kesepakatan dan melakukan serangan yang menewaskan tujuh warga Palestina pada Minggu (9/8). Tank Israel dilaporkan menembaki tenda-tenda tempat berlindung warga Palestina yang mengungsi di Al-Mawasi.
Kendaraan militer dan drone quadcopter Israel juga melepaskan tembakan ke arah tenda-tenda tempat berlindung warga Palestina yang mengungsi di kawasan Al-Tuffah bagian timur.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































