INTERNASIONAL

Netanyahu Dukung Penuh Visi Israel Raya Caplok Yordania Hingga Mesir

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku dirinya mendukung penuh dengan visi Israel Raya. (Foto: X/Netanyahu)

Jakarta, IDM - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengaku dirinya mendukung penuh visi Israel Raya yang ingin mencaplok wilayah Palestina yang diduduki serta sebagian Mesir, Yordania, Suriah dan Libanon.

Pernyataan itu diungkapkan Netanyahu dalam wawancara dengan i24 News yang dikutip Kamis (14/8).

Saat wawancara, jurnalis Sharon Gal memberikan sebuah amulet bergambar peta Tanah Perjanjian. Ketika ditanya apakah dia merasa terhubung dengan visi Israel Raya. Netanyahu menjawab "Sangat”.

Baca Juga: Golden Dome akan Terdiri dari Empat Lapis Sistem Pertahanan

Meski amulet tidak diperlihatkan di layar, istilah Israel Raya secara umum dipahami sebagai visi ekspansionis yang telah lama digunakan kelompok ultra-nasionalis Israel untuk mengklaim wilayah Tepi Barat, Jalur Gaza dan sebagian negara tetangga sebagai bagian dari Israel di masa depan.

Dalam wawancara yang sama, Netanyahu mengungkapkan dirinya tengah menjalankan misi bersejarah dan spiritual. Ucapan itu keluar dari Netanyahu di tengah berlanjutnya pendudukan militer Israel di Tepi Barat, Jalur Gaza, serta sebagian Libanon selatan dan Suriah selatan.

Tak hanya Netanyahu, Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, mengadvokasi perluasan perbatasan Israel hingga mencakup Damaskus, dalam sebuah film dokumenter tahun 2024.

Baca Juga: Korut Gelar Latihan Militer Jelang ‘Ulchi Freedom Shield’

Bezalel mengeklaim Israel akan berkembang mencakup seluruh Palestina serta sebagian Yordania, Libanon, Mesir, Suriah, Irak dan Arab Saudi.

"Tertulis bahwa masa depan Yerusalem akan meluas hingga ke Damaskus," tutur Bezalel.

Tak hanya itu, Bezalel juga pernah memicu kontroversi pada 2023 saat berbicara di Paris dalam acara peringatan seorang aktivis Likud. Di keaempatan itu, ia sempat menyatakan tidak ada yang namanya rakyat Palestina. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.