Netanyahu Bantah Genosida Gaza di Sidang PBB

Jakarta, IDM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak tuduhan telah melancarkan genosida di Gaza saat pidato di Sidang Majelis Umum PBB ke-80 pada beberapa waktu lalu.
Ketika ia hendak berpidato, sebagian besar perwakilan negara walk out atau pergi dari ruang sidang. Hal itu nampak sebagai bentuk protes atas tindakan Israel yang menciptakan bencana kemanusiaan di Gaza.
Baca Juga: Pertemuan Prabowo dan Raja-Ratu Belanda, Bahas Pertahanan hingga Pendidikan
"Israel memberi makan rakyat Gaza. Israel menerapkan lebih banyak langkah untuk meminimalkan korban sipil daripada militer mana pun dalam sejarah," katanya melansir UN WEB TV, Sabtu (27/9).
Mengenai serangan Israel di Gaza, Netanyahu bersikeras bahwa wilayah itu akan tetap di bawah "kendali keamanan" Israel. Ia mengancam Hamas dengan serangan lebih lanjut jika para sandera tidak dibebaskan.
Baca Juga: Trump Peringatkan Israel tidak Aneksasi Tepi Barat Palestina
Selain itu, ia juga menanggapi bertambahnya pengakuan atas negara Palestina, dengan mengatakan bahwa para pemimpin dunia telah melakukan "sesuatu yang sangat salah."
Otoritas Kesehatan Gaza melaporkan bahwa serangan Israel telah menewaskan lebih dari 65.500 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak sejak Oktober 2023. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































