NATO: Ukraina Belum Memenuhi Syarat untuk Menjadi Anggota

Jakarta, IDM - NATO mengatakan bahwa mereka akan mempertimbangkan Ukraina untuk bergabung hanya ketika seluruh persyaratan telah terpenuhi. Keputusan itu diungkapkan sebagai bentuk komitmen dukungan NATO dan pintu terbuka lebar bagi Ukraina bergabung di masa depan.
Dilansir dari Nato.int, Rabu (12/7), para pemimpin NATO bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky melakukan pertemuan di Lithuania pada beberapa waktu lalu. Setelah pertemuan itu, NATO mengumumkan tanggapan tertulis atas permintaan Ukraina untuk bergabung dengan aliansi tersebut.
Baca Juga : Kuba Kecam Kunjungan Kapal Selam Nuklir AS ke Teluk Guantanamo
"Kami akan berada dalam posisi yang menyampaikan undangan ke Ukraina untuk bergabung dengan aliansi ketika seluruh sekutu setuju dan persyaratan telah terpenuhi," tulis NATO.
Lebih lanjut, NATO mengatakan pihaknya akan terus mendukung Ukraina untuk mempertahankan teritorialnya dan membantu pemerintahan Zelensky agar dapat memenuhi persyaratan keanggotaan di masa depan.
"Kami sepenuhnya mendukung hak Ukraina untuk mengatur keamanan wilayahnya. Aliansi akan mendukung Ukraina dalam melakukan reformasi ini menuju keanggotaan di masa depan," katanya.
Baca Juga : Korut Kecam Rencana AS Kirim Kapal Selam Nuklir ke Semenanjung Korea
Dalam upaya mendukung Ukraina, NATO menjelaskan telah membentuk Dewan NATO-Ukraina sebagai forum komunikasi dan jalur yang mempermudah pengiriman bantuan kemanusiaan dan persenjataan.
"Kami telah memutuskan untuk membentuk Dewan NATO-Ukraina, sebuah badan gabungan di mana sekutu dan Ukraina duduk sebagai anggota yang setara untuk memajukan dialog politik dan kerja sama. Ini juga akan berfungsi sebagai mekanisme konsultasi krisis antara NATO dan Ukraina," jelasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































