NATO Pastikan Keanggotaan Ukraina Ketika Perang Usai

Jakarta, IDM - NATO memastikan bahwa Ukraina berada di jalur yang tepat untuk menjadi anggota dan akan mendapat bantuan jangka panjang untuk menghadapi Rusia.
Dalam 'Deklarasi KTT Washington', aliansi pertahanan itu memastikan bahwa Ukraina akan menjadi anggota setelah perang dengan Rusia berakhir dan seluruh syarat lainnya terpenuhi.
Baca Juga: AS dan Sekutu NATO Sepakat Kirim Sistem Pertahanan Udara Tambahan ke Ukraina
"Masa depan Ukraina ada di NATO. Kami akan terus mendukung Ukraina di jalur tak terelakkannya menuju integrasi penuh Euro-Atlantik, termasuk keanggotaan NATO," tulis pernyataan bersama tersebut melansir Nato, Kamis (11/7).
"Kami menegaskan kembali bahwa kami akan dapat memberi undangan ke Ukraina untuk bergabung dengan aliansi jika sekutu setuju dan persyaratannya dipenuhi," tambahnya.
Baca Juga: Konflik Sudan Meluas, Ratusan Ribu Warga Terpaksa Mengungsi
NATO pun mengumumkan integrasi lebih lanjut dengan militer Ukraina dengan memberikan bantuan sebesar €40 miliar (sekitar $43,3 miliar) pada tahun depan, termasuk pesawat tempur F-16 dan sistem pertahanan udara.
"Sekutu akan menyediakan dana dasar minimum sebesar €40 miliar pada tahun depan, dan memberikan bantuan keamanan pada tingkat yang berkelanjutan agar Ukraina menang," katanya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































