NATO Kecam Serangan Siber Rusia

Jakarta, IDM – Aliansi pertahanan NATO mengecam serangan siber Rusia terhadap negara-negara anggota. Serangan itu diklaim menargetkan infrastruktur penting dan dilakukan untuk mendukung agresi Rusia terhadap Ukraina.
Berdasarkan pernyataan bersama NATO, ini bukanlah tindakan siber berbahaya pertama yang dilakukan Rusia. Tahun lalu, Jerman menjadi target serangan kelompok siber Rusia yang dijuluki 'Cozy Bear' atau APT 28.
Baca Juga: Kelaparan Meluas, Kelompok Bantuan Desak Israel Buka Akses Distribusi Kemanusiaan di Gaza
"Ancaman siber dan hibrida yang lebih luas telah menjadi alat penting dalam kampanye Rusia yang sedang berlangsung untuk mengacaukan sekutu NATO sekaligus dalam agresi Rusia," tulis NATO melansir laman resminya, Rabu (23/7).
Lebih lanjut, NATO menegaskan bahwa serangan siber Rusia tidak akan mempengaruhi komitmen aliansi dalam mendukung Ukraina. NATO memperingatkan agar Rusia berhenti melakukan serangan tersebut.
Baca Juga: Spesifikasi F-7 BGI, Pesawat Tempur Latih Bangladesh yang Jatuh di Sekolah Dhaka
"Tindakan Rusia tidak akan menghalangi dukungan sekutu kepada Ukraina, termasuk bantuan siber melalui Mekanisme Tallinn. Kami tetap bersatu dalam tekad untuk melawan, membatasi, dan menentang aktivitas siber jahat Rusia dan berinvestasi dalam pertahanan kami; termasuk melalui pembentukan Pusat Pertahanan Siber Terpadu NATO," katanya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































