Menlu Iran Sebut Tindakan AS Hambat Proses Diplomatik

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi menyatakan bahwa Amerika Serikat (AS) telah menghambat proses diplomasi karena tindakannya yang 'kontradiktif'.
Melansir Al Jazeera, Selasa (19/5), hal itu ia ungkapkan usai pertemuan dengan Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi. Ia menekankan, pelanggaran perjanjian di masa lalu merupakan alasan kecurigaan berat Iran terhadap AS.
Baca Juga: Iran Bentuk Badan Baru untuk Kelola Selat Hormuz
Ia menuturkan, keterlibatan Iran dalam proses diplomatik untuk mengakhiri konflik didasarkan atas prinsip bertanggung jawab. Namun, ujarnya, diplomasi terhambat karena “perilaku kontradiktif dan berlebihan dari AS."
Sebelumnya, juru bicara Kemlu Iran Esmaeil Baghaei, mengatakan bahwa Iran telah mengirimkan tanggapan atas proposal terbaru AS ke Pakistan selaku mediator. Poin-poin tuntutan Iran termasuk mengakhiri konflik di semua garda, pencabutan sanksi maritim dan pembebasan aset yang dibekukan di luar negeri.
Baca Juga: Jelang Bertemu Presiden Cina, Putin Tekankan Komitmen Hubungan Bilateral
Menurut sumber Iran yang mengetahui hal itu, AS nampak menunjukkan fleksibilitas menuju solusi damai, khususnya membiarkan Iran melanjutkan program nuklir di bawah pengawasan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































