INTERNASIONAL

Menlu Iran: Proses Suksesi Khamenei Telah Dimulai

Menlu Iran Abbas Araghchi.
Menlu Iran Abbas Araghchi. (Foto: Dok. Mfa.ir)

Jakarta, IDM – Iran kemungkinan dapat memilih pemimpin tertinggi baru dalam satu atau dua hari. Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri (Menlu) Iran Abbas Araghchi di tengah masa berkabung 40 hari setelah pembunuhan Ayatollah Ali Khamenei dalam serangan gabungan AS-Israel.

Melansir Al Jazeera, Senin (2/3), ia mengonfirmasi bahwa mekanisme konstitusional suksesi sudah berjalan. "Dewan transisi telah dibentuk," katanya, di mana dewan beranggotakan tiga orang termasuk dirinya, kepala peradilan, dan seorang ahli hukum dari Dewan Penjaga Konstitusi.

"Kelompok tiga orang ini akan bertindak sebagai penanggung jawab kepemimpinan sebelum pemimpin baru terpilih," katanya.

Baca Juga: Wapres ke-6 RI Try Sutrisno Berpulang, Pemerintah: Putra Terbaik Bangsa Telah Pergi

"Saya berasumsi bahwa ini membutuhkan waktu singkat. Mungkin dalam satu atau dua hari, mereka akan memilih pemimpin baru untuk negara ini," jelasnya, merujuk pada Majelis Ahli yang bertugas memilih Pemimpin Tertinggi.

Ia juga menilai pembunuhan Khamenei sebagai pelanggaran besar terhadap hukum internasional dan memperingatkan bahwa hal itu telah membuat konflik lebih rumit dan berbahaya.

"Tidak ada kemenangan dalam perang ini. Mereka belum mampu mencapai target mereka, dan mereka tidak akan mampu mencapai target mereka dalam beberapa hari mendatang,” tegasnya.

Baca Juga: Khamenei Wafat! Iran Umumkan Operasi Balasan Besar

Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian pun mengungkapkan bahwa dewan aksesi itu “telah memulai pekerjaannya”. Ia mengecam pembunuhan Khamenei sebagai “kejahatan besar” dan menetapkan tujuh hari libur nasional bersamaan dengan masa berkabung.

Khamenei (86) dibunuh pada hari Sabtu (28/2) dalam gelombang serangan AS-Israel di berbagai wilayah di Iran, yang juga menewaskan sekitar 201 orang. Mereka yang tewas diantaranya adalah tokoh-tokoh pertahanan senior dan anggota keluarga Khamenei.

Proses pemilihan pengganti Khamenei diatur dalam konstitusi Iran. Majelis Ahli yang terdiri dari 88 anggota dan dipilih oleh publik, berwenang untuk menunjuk pemimpin tertinggi baru melalui pemungutan suara. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.