Menhan Sjafrie Sebut Gabungnya Indonesia dalam “Board of Peace” sebagai Tantangan

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin angkat bicara soal bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace atau Dewan Perdamaian Gaza bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump.
Menhan Sjafrie menekankan bahwa Board of Peace memiliki tanggung jawab untuk menciptakan perdamaian di Palestina.
“Suatu organisasi yang disebut Board of Peace yang dikomandani oleh AS, tetapi mempunyai tanggung jawab untuk menciptakan perdamaian di Palestina terhadap Israel,” kata Sjafrie saat memberikan pengarahan ke peserta retret Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) di Pusat Kompetensi Bela Negara, Cibodas, Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (31/1).
Baca Juga: Kemlu RI Fasilitasi Kepulangan 36 WNI yang Keluar dari Sindikat Scam Kamboja
Sjafrie tidak menampik ada kepentingan negara-negara dalam Board of Peace. Oleh karena itu, bergabungnya Indonesia ke Dewan Perdamaian Gaza tersebut merupakan tantangan tersendiri.
“Jadi ini suatu tantangan juga bagi dunia tetapi harapan untuk Indonesia,” tutur Menhan RI.
Sjafrie menyebutkan, bergabungnya Indonesia ke dalam Board of Peace merupakan implementasi dari pembukaan Undang-Undanga Dasar (UUD) 1945 untuk menciptakan perdamaian dunia.
“Tinggal gimana pengorganisasiannya. Kita ikut dalam BoP itu karena fundamen tadi. Tetapi dalam implementasinya, kita harus sama-sama menjadi negara yang ingin supaya kemerdekaan Palestina tercapai, dan apa yang terjadi di Gaza diakhiri,” kata Sjafrie.
Baca Juga: AS Beri Bantuan Rp 168 Miliar untuk Keamanan Siber Indonesia
Sjafrie memastikan bahwa Indonesia akan ikut bergabung sebagai Pasukan Stabililasi Internasional (ISF).
“Kita hadir di situ sebagai bagian dari ISF. Kita tentunya mengirimkan pasukan. Tentunya dengan mencapai perdamaian di Palestina dan Gaza,” kata Menhan RI.
TNI juga telah menyiapkan pasukan perdamaian untuk merekonstruksi Gaza. Pasukan akan terdiri dari tiga Brigade Komposit dan dipimpin perwira tinggi bintang tiga. Dalam satu brigade akan terdapat batalion kesehatan, batalion zeni, dan batalion bantuan mekanis. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































