Macron Respons Peringatan Iran atas Kapal Perang di Selat Hormuz

Jakarta, IDM – Presiden Prancis Emmanuel Macron menyatakan bahwa pihaknya tidak pernah mempertimbangkan untuk mengerahkan kapal perang ke Selat Hormuz tanpa koordinasi dengan Iran. Hal itu ia ungkapkan setelah Teheran memberi peringatan keras.
Macron menegaskan, pihaknya siap mendukung upaya memulihkan lalu lintas maritim di jalur strategis tersebut. “Pengerahan pasukan Prancis tidak pernah dipertimbangkan,” kata Macron melansir AA, Senin (11/5).
Baca Juga: Korut akan Kerahkan Artileri Baru di Perbatasan, Mampu Jangkau Seoul
Sebelumnya, Wakil Menteri Luar Negeri Iran Kazem Gharibabadi melalui platform X, memperingatkan Prancis dan Inggris agar tidak mengerahkan kapal perang ke Selat Hormuz. Menurutnya, tindakan mendukung agresi AS "memperumit situasi lebih lanjut."
“Kehadiran kapal perang Prancis dan Inggris, atau kapal perang negara lain mana pun, untuk kemungkinan kerja sama dengan tindakan ilegal AS di Selat Hormuz, yang bertentangan dengan hukum internasional, akan ditanggapi dengan respons tegas dan langsung oleh Angkatan Bersenjata Iran,” katanya.
Baca Juga: Iran Respons Proposal AS, Trump: Tidak Dapat Diterima
Pada Rabu (6/5), Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis mengumumkan bahwa Kapal Induk Charles de Gaulle telah melewati Terusan Suez menuju Laut Merah bagian selatan. Tujuannya untuk "menaksir lingkungan operasional regional sebagai antisipasi aktivasi" misi maritim multinasional yang diusulkan.
Kapal induk itu juga akan “menawarkan opsi tambahan untuk keluar dari krisis guna memperkuat keamanan kawasan” dan membantu memfasilitasi pengumpulan sumber daya militer dari negara-negara mitra. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































