INTERNASIONAL

Lima Langkah Konkret Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

Pertemuan Tingkat Menteri
Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem di Amman, Yordania pada beberapa waktu lalu. (Foto: Dok. Kemlu RI)

Jakarta, IDM – Indonesia mengusulkan lima langkah konkret dalam mendukung kemerdekaan Palestina sekaligus menekan pertanggungjawaban Israel atas kekerasan dan pelanggaran hukum internasional di wilayah tersebut.

Melansir keterangan tertulis Kemlu RI, Kamis (6/8), hal itu diungkapkan Wamenlu RI Arrmanatha Nasir saat Pertemuan Tingkat Menteri mengenai Yerusalem di Amman, Yordania, Rabu (5/8).

Baca Juga: Houthi Klaim Kembali Serang Kapal Tanker Arab Saudi

“Indonesia mendorong agar komunitas internasional tidak lagi menggunakan cara-cara lama. Tidak lagi membiarkan pelanggaran Israel, dan tidak lagi menghadapinya secara terpecah. Perpecahan adalah celah yang selalu dimanfaatkan oleh Israel, " ungkapnya.

Kelima langkah konkret yang diusulkan yakni membangun strategi bersama di atas persatuan, mengambil langkah untuk menegakkan hukum internasional dan putusan Mahkamah Internasional, memperluas pengakuan internasional terhadap Palestina, memperkuat upaya pelindungan terhadap Masjid Al Aqsa, serta mendukung rekonstruksi Gaza, persatuan nasional Palestina, dan mandat UNRWA.

Ia juga mengingatkan bahwa perjuangan Palestina bukan hanya milik umat Islam. “Global South bersama kita. Bahkan negara-negara yang selama ini dekat dengan Israel telah menjatuhkan sanksi kepada pemukim warga Israel di tepi barat,” ujarnya seraya mengajak negara yang hadir untuk membangun koalisi besar mendukung Palestina.

Baca Juga: BoP: Israel akan Mundur dari Gaza Setelah Pelucutan Senjata Hamas

Pertemuan kali ini bertujuan memperkuat respons masyarakat internasional terhadap berbagai pelanggaran yang dilakukan Israel di Palestina, termasuk pelanggaran terhadap status quo Yerusalem dan kompleks Masjid Al-Aqsa. Turut hadir para delegasi dari Aljazair, Arab Saudi, Irak, Mesir, Turki, Tunisia, Somalia, Pakistan, Maroko, Palestina, Malaysia, dan Qatar; serta Sekretaris Jenderal Liga Arab.

Dalam Pertemuan tersebut, dibentuk pernyataan bersama berupa dukungan bagi penguatan institusi Palestina di Yerusalem, menolak tindakan unilateral berupa pemindahan misi-misi diplomatik ke Yerusalem dan menekankan bahwa tindakan itu melanggar hukum internasional. Mereka juga mendorong kampanye media guna menyebarluaskan kejahatan Israel maupun dampaknya terhadap perdamaian, keamanan regional dan global.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.