INTERNASIONAL

Kunjungi Ukraina, Menhan Prancis Janji Tambah Dukungan Pertahanan

Kunjungi Ukraina, Menhan Prancis Janji Tambah Dukungan Pertahanan
Pertemuan Menhan Prancis dan Ukraina di Kyiv (Dok. Twitter/Seblecornu)

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan (Menhan) Prancis Sebastian Lecornu menjanjikan dukungan militer yang tidak akan padam ke Ukraina. Prancis akan menambah dukungan persenjataan dan dana bantuan senilai $ 212 juta agar Ukraina mampu terus mempertahankan wilayahnya dari invasi Rusia.

Dilansir dari AP, Jumat (30/12), Lecornu tiba seminggu setelah Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengunjungi Amerika Serikat (AS), saat konflik meningkat dan serangan berfokus pada fasilitas energi di Ukraina. Lecornu mengatakan Prancis akan memberikan peralatan militer kepada tentara Ukraina dan dapat mengirimkan sistem pertahanan udara tambahan ketika dibutuhkan.

“Kunjungan saya ke Kyiv menunjukkan dukungan militer Prancis yang dapat diandalkan sejak perang pertama kali pecah dan akan terus membantu dalam jangka panjang. Kami telah berdiskusi perihal kebutuhan tentara Ukraina dan bantuan tambahan di tahun 2023,” ujar Lecornu.

Lecornu dan Reznikov tidak merinci jenis sistem pertahanan yang dapat diberikan Prancis pada Ukraina dalam waktu dekat. Tetapi Lecornu menyebutkan sistem anti rudal MAMBA yang dikembangkan bersama dengan Italia, sebagai sistem pertahanan udara Eropa yang setara dengan Patriot milik AS.

Dalam pertemuan ini Reznikov mengatakan prioritas utama Ukraina tetap pertahanan udara dan sistem Crotale dari Prancis sudah berhasil membantu tentara Ukraina di Medan konflik. “Pertahanan udara, pertahanan anti-rudal, pertahanan anti-drone adalah yang utama. Oleh karena itu, kami sepakat bahwa kami akan meningkatkan kemampuan angkatan udara kami. Sistem pertahanan udara Crotale Prancis juga sudah bertugas tempur ,” ujar Reznikov.

Baca: Filipina dan Cina akan Diskusikan Wilayah Laut Cina Selatan

Prancis telah memasok Ukraina dengan berbagai persenjataan seperti rudal Caesar, rudal anti-tank, pertahanan udara Crotale dan peluncur roket. Prancis juga telah melatih sekitar 2.000 tentara Ukraina. Sebelumnya, dukungan Prancis ini ditegaskan Presiden Macron untuk memberikan suntikan senjata baru pada awal 2023. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.