INTERNASIONAL

Korut Luncurkan Rudal Balistik Jarak Jauh ke Laut Timur

Korut Luncurkan Rudal Balistik Jarak Jauh ke Laut Timur
Uji coba rudal berbahan bakar padat Hwasongpho-18 Korut pada April 2023 (Dok. Kcna.kp)

Jakarta, IDM - Korea Utara (Korut) menembakkan sebuah rudal balistik jarak jauh ke arah Laut Timur Rabu (12/7). Peluncuran tersebut dilakukan di tengah agenda pertemuan antara Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida dan Presiden Korea Selatan (Korsel) Yoon Suk Yeol. 

Dilansir The Japan Times, Rabu (12/7), Kementerian Pertahanan (Kemhan) Jepang mengatakan rudal itu ditembakkan dari daratan Korut sekitar pukul 09:59 pagi waktu setempat. Rudal pun terbang sekitar 1.000 kilometer selama 74 menit sebelum jatuh di luar zona ekonomi eksklusif Jepang sekitar 250 km sebelah barat Pulau Okushiri Hokkaido.

Kemhan Jepang menambahkan, durasi penerbangan rudal selama 74 menit tersebut merupakan yang terlama bagi rudal Korut. Rudal pun diperkirakan telah ditembakan dalam “lofted trajectory” atau lintasan yang mampu mencapai ketinggian maksimum sekitar 6.000 km.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Hirokazu Matsuno mengutuk peluncuran rudal Korut tersebut. Menurutnya, angkatan bersenjata akan menembak jatuh setiap rudal yang mengancam keamanan teritorial Jepang. 

Baca Juga: NATO: Ukraina Belum Memenuhi Syarat untuk Menjadi Anggota

“Korut telah secara konsisten menunjukkan bahwa mereka terus memperkuat kemampuan nuklir dan misilnya. Kami percaya bahwa mereka dapat terus meluncurkan berbagai jenis misil, melakukan uji coba nuklir, dan terlibat dalam provokasi lain di masa mendatang,” kata Matsuno.

Peluncuran rudal Korut itu dilakukan beberapa saat sebelum pertemuan antara Kishida dan Yoon di sela-sela pertemuan puncak para pemimpin NATO di ibu kota Lithuania, Vilnius. Sehingga, muncul dugaan bahwa langkah itu dilakukan Korut sebagai pesan konfrontatif terhadap Jepang dan Korsel. 

Sebelumnya, peluncuran rudal balistik jarak jauh serupa dilakukan Korut pada pertengahan April lalu. Rudal Hwasongpho-18 juga jatuh di Laut Timur dan sempat memicu peringatan evakuasi bagi penduduk Hokkaido, Jepang. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.