Korut Klaim Berhasil Uji Mesin Bahan Bakar Padat untuk Rudal Balistik

Jakarta, IDM - Korea Utara (Korut) mengklaim telah berhasil melakukan uji statis terhadap mesin berbahan bakar padat baru untuk rudal balistik jarak menengah (IRBM). Hal itu disebut sebagai pencapaian dalam upaya meningkatkan kemampuan ofensif di tengah dinamika keamanan regional.
"Tes baru-baru ini bertujuan untuk mengevaluasi spesifikasi teknis mesin bahan bakar padat berkekuatan tinggi yang baru dikembangkan untuk rudal balistik jarak menengah," kata Biro Rudal Korut, melansir KCNA, Kamis (16/11).
Baca Juga: Rusia Akan Kirim Rudal Anti-Pesawat Igla ke India
Rudal berbahan bakar padat ini dinilai lebih mudah dan aman untuk dioperasikan serta memberikan daya dorong yang jauh lebih kuat. Namun, tidak dijelaskan kapan Korut akan menyelesaikan uji coba dan meluncurkan rudal balistik lainnya.
"Pengujian ini merupakan proses untuk meningkatkan kemampuan ofensif strategis angkatan bersenjata Korut dalam menghadapi lingkungan keamanan yang tidak stabil," ujarnya.
Uji coba ini merupakan langkah lanjutan dalam pengembangan senjata di tengah meningkatnya hubungan bilateral dengan Rusia sekaligus kecaman dari berbagai pihak seperti Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS).
Baca Juga: Truk Pengangkut Bahan Bakar Mulai Menyeberang ke Gaza dari Mesir
Sementara, sekutu Barat itu menunjukkan postur kekuatan dengan mengerahkan pesawat pembom B-52 berkemampuan nuklir, pesawat tempur F-35 dan F-16 untuk latihan gabungan di atas laut barat Korsel. Tujuannya untuk menunjukkan kemampuan sekutu dalam menanggapi secara instan, tegas dan tegas terhadap setiap provokasi Korut.
Korut telah melakukan serangkaian uji coba senjata dalam beberapa tahun terakhir, termasuk rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat (ICBM) pertama dan rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam (SLBM). Hal ini sejalan dengan perintah Presiden Kim Jong Un untuk memodernisasi militer meskipun dilarang melakukan uji coba rudal balistik berdasarkan sanksi PBB. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































