Korut Kembali Luncurkan Balon Pembawa Sampah ke Korsel

Jakarta, IDM - Korea Utara (Korut) kembali meluncurkan ratusan balon pembawa sampah ke bagian utara Provinsi Gyeonggi, dekat Seoul, Korea Selatan (Korsel) selama dua hari terakhir.
Dilansir dari Yonhap, Kamis (5/9), pemerintah Seoul menyarankan masyarakat untuk tetap berada di dalam ruangan dan waspada terhadap benda-benda yang jatuh dari langit. Mereka juga disarankan untuk melapor ke pihak berwenang jika melihat balon jatuh.
Baca Juga: Rusia-Mongolia Telah Jalin Berbagai Kerja Sama Pertahanan
"Karena (Korut) kembali menerbangkan balon sejak pukul 9 pagi, kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap benda jatuh dan melaporkan kepada unit militer terdekat atau polisi ketika menemukan balon jatuh," kata Kepala Staf Gabungan (Joint Chief of Staff/JCS).
Terdapat sekitar 20 balon yang jatuh di di Seoul dan Provinsi Gyeonggi, dengan sebagian besar berisi kertas bekas, botol plastik dan tak ada zat berbahaya yang ditemukan. JCS juga mengatakan bahwa sejak Rabu malam, Korut telah mengirim sekitar 420 balon pembawa sampah.
Baca Juga: Rusia Peringati AS Tak Anggap Enteng Batas ‘Garis Merah’
Sejak akhir Mei, Korut telah meluncurkan ribuan balon pembawa sampah sebagai tindakan balasan terhadap selebaran anti-Pyongyang yang dikirim oleh pembelot dan aktivis Korea Utara di Korsel. Pyongyang terakhir kali meluncurkan balon semacam itu pada 10 Agustus lalu.
Korut bersikap keras terhadap selebaran anti-Pyongyang itu karena nampak khawatir informasi dari luar dapat menimbulkan ancaman terhadap rezim Kim Jong-un. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































