Korut Kecam Latihan Gabungan Korsel-AS

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Korea Utara (Korut) No Kwang-chol mengecam rencana latihan militer gabungan berskala besar antara Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS). Ia memperingatkan, negaranya akan "membela diri" atas provokasi tersebut.
Hal itu ia ungkapkan menjelang Ulchi Freedom Shield (UFS) pada 18-28 Agustus. "Kami mengecam keras AS dan Korsel atas tindakan provokatif mereka yang secara jelas menunjukkan sikap konfrontasi militer dengan DPRK," katanya melansir KCNA, Senin (11/8).
Baca Juga: Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Temukan Sisa Bahan Peledak Aktif Milik Israel
DPRK merupakan singkatan dari nama resmi Korut. Lebih lanjut, ia menyebut UFS sebagai provokasi militer langsung terhadap Korut sekaligus ancaman yang akan meningkatkan ketidakstabilan keamanan di Semenanjung Korea.
"Korut akan menghadapi latihan perang… dengan sikap penanggulangan yang menyeluruh dan tegas serta secara ketat menjalankan hak kedaulatan DPRK pada tingkat hak untuk membela diri jika terjadi provokasi yang melampaui batas," imbuhnya.
Baca Juga: Jaga Kesiapsiagaan Prajurit, Satgas Yonmek XXIII-S/UNIFIL Gelar Primary Evaluation Meeting
Sementara, Juru bicara Kementerian Unifikasi Korsel Koo Byoung-sam, menegaskan bahwa latihan gabungan itu bersifat defensif, yang bertujuan untuk mencegah perang dan menjaga perdamaian.
"Ke depannya, pemerintah berencana untuk melanjutkan upaya-upaya untuk secara tenang dan konsisten mempromosikan kerja sama dalam membangun perdamaian di Semenanjung Korea," ujarnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































