Korut Kecam Keputusan AS Kirim ATACMS ke Ukraina

Jakarta, IDM - Duta Besar Korea Utara (Korut) untuk Rusia Sin Hong-Chol mengecam keputusan pemerintah Joe Biden yang memasok rudal balistik jarak jauh ATACMS ke Ukraina. Menurutnya, penggunaan rudal itu untuk menyerang Rusia hanya akan menghambat upaya perdamaian.
“AS akhirnya mengirimkan sistem rudal darat-ke-darat ATACMS ke Ukraina meskipun ada kekhawatiran mendalam dan tentangan kuat dari komunitas internasional,” kata Hong-Chol melansir Kcna, laman media resmi Korut, Sabtu (21/10).
Baca Juga: HRW: Militer Myanmar Serang Kamp Pengungsian Warga Sipil
Lebih lanjut, Hong-Chol menegaskan serangan apapun terhadap Rusia, termasuk menggunakan senjata Ukraina yang dipasok AS, hanya akan memperpanjang konflik.
"Serangan apa pun terhadap wilayah Rusia, tidak akan membantu mengakhiri situasi di Ukraina atau menghasilkan penyelesaian damai seperti yang dianjurkan AS," imbuhnya.
"Penyerahan ATACMS dilatarbelakangi oleh niat AS untuk mempertahankan perang proksi melalui Ukraina. Sekaligus menguras dan melemahkan kekuatan nasional negara-negara Eropa secara keseluruhan hingga membuat mereka semakin bergantung padanya (AS)," tambahnya.
Baca Juga: Kapal Angkatan Laut AS Cegat Rudal dan Drone dari Yaman
Sebelumnya, Ukraina mengatakan telah menerima ATACMS, rudal jarak jauh yang mampu mencapai target hingga 165 km dari Amerika Serikat (AS). Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pun menyebut rudal itu telah digunakan dan berhasil mengenai target dengan sangat akurat.
Butuh waktu lama AS untuk memutuskan pengiriman ATACMS, karena stok persediaan rudal mereka yang menipis. Namun, kini otoritas AS menyebut pengiriman rudal itu akan memberikan dorongan signifikan terhadap pasukan Ukraina. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































