Korut Diyakini Bersiap Segera Luncurkan Satelit Pengintai Kedua

Jakarta, IDM - Pihak militer Korea Selatan (Korsel) mengatakan mengklaim telah mendeteksi tanda-tanda bahwa Korea Utara (Korut) sedang mempersiapkan peluncuran satelit pengintai kedua dalam waktu dekat.
Dilansir dari Yonhap, Sabtu (25/5), Joint Chiefs of Staff Korsel mengatakan aktivitas persiapan tersebut terlihat di Dongchang-ri, wilayah barat laut Korut yang merupakan lokasi pusat penelitian dan stasiun roket luar angkasa.
Baca Juga: Zelensky: Ukraina Butuh Sistem Pertahanan Melawan Bom Rusia
“Karena tanda-tanda nyata persiapan peluncuran satelit mata-mata militer Korut baru-baru ini terdeteksi di wilayah Dongchang-ri, otoritas intelijen Korsel dan AS terus memantau dan melacak aktivitas terkait,” katanya.
Selain itu, Korut juga diyakini menambah skala pasukan militer di area tersebut. Peralatan yang digunakan untuk mengukur dan menilai lintasan peluncuran roket pun telah nampak siap siaga.
Baca Juga: Kunjungi Belarusia, Putin akan Bahas Kerja Sama Militer
Persiapan peluncuran itu dilakukan ketika para pemimpin Korsel, Cina dan Jepang akan mengadakan pertemuan puncak trilateral di Seoul pada hari Senin mendatang. Sehingga, menimbulkan spekulasi bahwa Korut mungkin akan mengatur waktu peluncurannya bertepatan dengan pertemuan itu untuk memaksimalkan deterens. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































