Korut Beritahu Jepang akan Luncurkan Satelit Militer Sebelum 4 Juni

Jakarta, IDM – Japan Coast Guard (JCG) mengatakan bahwa Korea Utara (Korut) telah menginformasikan rencana peluncuran satelit pengintai militer yang kedua antara tanggal 27 Mei dan 4 Juni mendatang.
Dilansir dari Kyodo, Senin (27/5) pemberitahuan itu lantas ditanggapi dengan tuntutan dari Jepang dan Korea Selatan (Korsel) agar dibatalkan karena melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB. Perdana Menteri Jepang Fumio Kishida mengatakan pihaknya sedang menganalisis kemungkinan peluncuran satelit tersebut.
Baca Juga: Abaikan Perintah ICJ, Israel Tetap Serang Rafah
Sementara, juru bicara Joint Chiefs of Staff (JCS) Korsel Lee Sung-jun menilai peluncuran satelit pengintaian militer itu akan menjadi tindakan provokatif dan ancaman serius terhadap keamanan regional.
“Militer kami akan mengambil tindakan yang menunjukkan kemampuan dan kemauan kami yang kuat,” kata Sung-jun tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Baca Juga: Hadapi Tekanan Cina, Filipina Akan Perkuat Latihan Gabungan di Laut Cina Selatan
Sebelumnya, JCS mendeteksi aktivitas Korut yang nampaknya bersiap untuk meluncurkan satelit pengintai di wilayah Dongchang-ri. Skala pasukan militer yang bertambah dan peralatan yang digunakan untuk mengukur dan menilai lintasan peluncuran roket pun telah nampak siap siaga. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































