Korsel Sebut Lebih Dari 10.000 Tentara Korut Berada di Rusia

Jakarta, IDM – Kementerian Pertahanan Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa lebih dari 10.000 tentara Korea Utara (Korut) telah berada di Rusia, yang diyakini akan ikut melawan Ukraina di medan tempur.
Dilansir dari Reuters, Rabu (6/11), pernyataan itu muncul usai Amerika Serikat (AS) melaporkan hal serupa, di mana para tentara itu telah tiba di Kursk, dekat perbatasan Ukraina. Namun, AS tidak dapat memastikan apakah mereka akan terlibat langsung dalam pertempuran.
Baca Juga: AS Desak Israel Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan di Gaza
Badan Intelijen Ukraina juga mengatakan bahwa sekitar 12.000 tentara Korut, termasuk 500 perwira dan tiga jenderal, sudah berada di Rusia. Mereka mendapat pelatihan di lima pangkalan militer Rusia.
"Kami memahami bahwa lebih dari 10.000 tentara Korut saat ini berada di Rusia, dan sejumlah besar dari mereka telah dipindahkan ke daerah garis depan termasuk Kursk," Jeon Ha-kyou, juru bicara Kemhan Korsel.
Baca Juga: Jumlah Korban Tewas di Lebanon Capai 3000 Orang
Jeon tidak mengonfirmasi apakah telah ada tentara Korut yang ikut bertempur. Sebelumnya, media Korsel mengutip seorang pejabat pemerintah yang tidak disebutkan namanya, melaporkan terdapat 40 tentara Korut telah tewas di medan tempur. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































