Korsel: Korut Kemungkinan Dibantu Rusia Bangun Kapal Perusak Baru

Jakarta, IDM - Militer Korea Selatan (Korsel) memperkirakan bahwa kapal perusak Korea Utara (Korut) yang baru diresmikan pada Minggu lalu, berhasil diproduksi berkat bantuan teknologi dan ekonomi dari Rusia.
Dilansir dari Yonhap, Jumat (2/5), hal itu diungkapkan oleh juru bicara Kepala Staf Gabungan Korsel (Joint Chief of Staff/JCS) Lee Sung-jun usai kapal perusak Choe Hyon berbobot 5.000 ton milik Korut melakukan uji tembak perdana terhadap sistem persenjataan pada Senin dan Selasa lalu.
Baca Juga: Rusia Sebut Perdamaian dengan Ukraina Tidak Mudah Diwujudkan
"Jika melihat persenjataan dan peralatannya, ada kemungkinan Korut menerima bantuan teknologi atau keuangan dari Rusia. Meskipun Choe Hyon telah diresmikan, kemungkinan besar dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk pengerahan," kata Lee.
Lebih lanjut, ia menuturkan bahwa pembangunan kapal perang umumnya memakan waktu bertahun-tahun untuk rampung hingga layak untuk beroperasi. "Kami memantau dan melacak dengan saksama aktivitas pengembangan senjata Korut," ujarnya.
Baca Juga: Konflik Terus Berlanjut, PBB Sebut Tidak Ada Tempat Aman di Gaza
Sebelumnya, Korut mengungkapkan bahwa sistem persenjataan kapal Choe Hyon yang diuji coba antara lain rudal jelajah supersonik, rudal jelajah strategis, rudal antipesawat, senjata otomatis berbasis kapal kaliber 127 mm hingga senjata jamming elektronik. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































