INTERNASIONAL

Korsel: Korut Kemungkinan Besar akan Kembali Luncurkan Satelit Pengintai Militer di Akhir Tahun

satelit
Korut berhasil luncurkan satelit pengintai militer pertama pada November tahun lalu (Foto: Dok. Kcna.kp)

Jakarta, IDM – Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan (Korsel), Shin Won-sik mengatakan bahwa Korea Utara (Korut) kemungkinan besar akan meluncurkan satelit pengintai militer tambahan di akhir tahun ini.

"Ada kemungkinan besar bahwa Korea Utara akan meluncurkan satelit pengintaian sebelum akhir tahun ini," katanya melansir Yonhap, Minggu (24/11).

Baca Juga: Korut Kecam Latihan Gabungan AS, Korsel dan Jepang

Kemungkinan itu didasarkan atas pernyataan otoritas militer Korut yang menyebut negaranya akan meluncurkan tiga satelit pengintai. Pada November tahun lalu, Korut mengklaim sukses meluncurkan satelit pengintai militer. Namun, pada akhir Mei tahun ini, roket pembawaan satelit serupa meledak beberapa saat usai diluncurkan dan jatuh ke laut.

Sejak saat itu, kata Shin, Korut membutuhkan waktu untuk mengintegrasikan sistem komando untuk sistem peluncuran satelit baru dan kini telah mencapai persiapan tahap akhir.

Mengenai hubungan Korut dan Rusia yang semakin erat, Shin mengatakan kemungkinan Presiden Korut Kim Jong-un mengunjungi Rusia tidak dapat dikesampingkan. Menurutnya, kemungkinan kunjungan itu harus diawasi dengan ketat karena "masalah sensitif" bisa jadi akan dibahas.

Baca Juga: Korban Tewas di Gaza Melebihi 44.000 Orang

"Ini bisa jadi balasan atas kunjungan Presiden Rusia Vladimir Putin ke Korut pada bulan Juni, atau bisa jadi kunjungan Putin untuk berterima kasih kepada Korut atas pengerahan pasukannya," kata Shin.

Minggu lalu, badan intelijen Korsel melaporkan bahwa Menteri Luar Negeri Korut Choe Son-hui terlibat dalam diskusi sensitif dengan Putin selama kunjungannya ke Moskow dan Kim kemungkinan akan berkunjung ke Rusia. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.