Penasihat Keamanan Nasional Korea Selatan (Korsel), Shin Won-sik mengatakan bahwa Korea Utara (Korut) kemungkinan besar akan meluncurkan satelit pengintai militer tambahan di akhir tahun ini.
Korea Selatan (Korsel) mengatakan bahwa pasukan militernya telah berhasil meneliti puing-puing satelit pengintai Korea Utara (Korut) yang diambil dari dasar laut sedalam 75 meter di wilayah barat Semenanjung Korea. Korsel menyebut, satelit itu tidak memiliki perangkat yang mendukung untuk menjalankan misi pengintaian maupun intelijen dengan baik.
Korea Utara (Korut) mengakui bahwa pihaknya telah gagal meluncurkan satelit pengintai militer pada Rabu (31/5). Satelit itu disebut jatuh ke laut hanya beberapa saat setelah mengudara.
Korea Utara (Korut) dilaporkan telah mempersiapkan satelit pengintai militer yang segera diluncurkan untuk pertama kalinya. Satelit itu disebut merupakan bentuk komitmen Angkatan Bersenjata dalam memperkuat pertahanan dari segala kemungkinan ancaman, khusunya Kota Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS).
Korea Utara (Korut) telah meluncurkan roket sebagai bagian dari pengembangan satelit pengintai militer yang diklaim telah memasuki tahap akhir di Stasiun Peluncuran Satelit Sohae, Provinsi Pyongan Utara, Minggu (18/12). Presiden Kim Jong Un menargetkan satelit pengintaian militer ini akan selesai dan mengorbit pada April 2023.