Selasa, 5 Maret 2024

Korut Uji Coba Roket Satelit Pengintai Militer

BACA JUGA

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) telah meluncurkan roket sebagai bagian dari pengembangan satelit pengintai militer yang diklaim telah memasuki tahap akhir di Stasiun Peluncuran Satelit Sohae, Provinsi Pyongan Utara, Minggu (18/12). Presiden Kim Jong Un menargetkan satelit pengintaian militer ini akan selesai dan mengorbit pada April 2023.

Dilansir dari KCNA, Senin (19/12), The National Aerospace Development Administration (NADA), sebuah otoritas yang bertanggung jawab atas pengembangan satelit pengintai militer Korut mengatakan bahwa mereka telah berhasil melakukan uji coba yang mengkaji kemampuan pencitraan satelit, transmisi data dan sistem kendali di darat. Roket itu disertai pemancar, beberapa kamera dan perangkat kontrol yang ditembakkan pada garis nyaris vertikal setinggi 500 kilometer.

Uji coba ini dinyatakan sukses dan menjadi gerbang awal bagi Korut agar memiliki satelit pengintai militer untuk pertama kali. NADA juga merilis dua gambar hitam-putih dengan resolusi rendah yang disebut diambil saat peluncuran. Gambar tersebut menunjukkan pemandangan luar angkasa Ibu Kota Seoul dan Kota Pelabuhan Incheon di Korsel. Pengembangan satelit ini menunjukkan upaya Korut dalam mengakuisisi alat pengawasan untuk memantau negara tetangganya (Korsel).

Dilansir dari AP, Senin (19/12), Pihak berweang Korea Selatan (Korsel) dan Jepang mengkonfirmasi bahwa terdapat dua rudal jarak menengah yang meluncur dengan ketinggian sekitar 500 km dari wilayah Pyongyang, Korut. Rudal ini mendarat di sekitar perairan antara Semenanjung Korea dan Jepang. Peneliti di Science and Technology Policy Institute Korsel, Lee Choon Geun mengatakan bahwa kemungkinan dua rudal yang diluncurkan tersebut memiliki jenis kamera yang berbeda, yaitu berupa citra video hitam-putih dan kamera lainnya berwarna.

Baca: Mengapa Menyerang Ukraina Berbuah Malapetaka Bagi Rusia?

Satelit pengintai merupakan salah satu dari daftar rencana aset militer yang diinginkan Kim saat pertemuan partai nasional pada tahun lalu. Kim pun menyebutkan bahwa Korut akan mengembangkan teknologi militer lain seperti rudal multi hulu ledak, kapal selam bertenaga nuklir, dan rudal jarak jauh berbahan bakar padat. (bp)

BERITA TERBARU

EDISI TERBARU

sidebar
ads-custom-5

POPULER