Korsel dan Qatar Sepakat untuk Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan (Menhan) Korea Selatan (Korsel) dan Qatar telah sepakat untuk memperluas latihan militer gabungan dalam upaya meningkatkan kerja sama bilateral. Sebelumnya, Korsel juga melakukan kesepakatan serupa dengan Arab Saudi.
Dilansir dari Yonhap, Rabu (7/2), Kesepakatan itu terjalin ketika Menhan Korsel Shin Won-sik berkunjung ke Qatar untuk bertemu dengan Menteri Negara Urusan Pertahanan HE. Dr. Khalid bin Muhammad Al-Attiyah.
Baca Juga: Yordania dan Belanda Airdrop Bantuan Logistik di Gaza
Dalam kesempatan itu, keduanya disebut menandatangani MoU untuk mengadakan pembicaraan rutin tingkat menteri dan membangun landasan bagi kerja sama pertahanan bilateral.
"Kedua belah pihak juga sepakat untuk memperkuat kerja sama di berbagai sektor pertahanan, seperti meningkatkan pertukaran ahli antar lembaga terkait pertahanan dan memperluas latihan gabungan," kata Kemhan Korsel.
Baca Juga: Jaga Stabilitas Keamanan di Kawasan, Pesawat Pengintai AS Terbang di Laut Kuning
Kesepakatan ini dilakukan setelah Shin mengunjungi Arab Saudi untuk mempererat hubungan kedua negara sekaligus membuka jalan bagi kerja sama di bidang industri pertahanan dan pengembangan senjata.
Serangkaian kesepakatan dengan negara Timur Tengah itu disebut sejalan dengan upaya Korsel untuk menjadi salah satu pemasok senjata terbesar di dunia. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































