INTERNASIONAL

Korsel-AS Pangkas Durasi Latihan Ulchi Freedom Shield, Ini Alasannya

Prajurit Angkatan Darat AS
Prajurit Angkatan Darat AS saat latihan gabungan Ulchi Freedom Shield 2026 di Camp Casey, Korsel (Foto: Dok. Dvidshub)

Jakarta, IDM – Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) menghentikan latihan gabungan 'Ulchi Freedom Shield (UFS)' pada Jumat (21/8), hampir seminggu lebih awal dari jadwal.

UFS merupakan latihan gabungan berskala besar dan multidomain yang digelar setiap tahun untuk melatih kesiapan menghadapi situasi darurat di Semenanjung Korea.

Baca Juga: IDF Akui Tembak Mobil yang Ditumpangi Hind Rajab, Bocah Lima Tahun di Gaza

Awalnya latihan ini akan berlangsung hingga 27 Agustus. Namun, Presiden AS Donald Trump memerintahkan untuk "mengurangi secara signifikan" durasi UFS, tepat sebelum latihan itu dimulai pada Senin (17/8). Atas perintah Trump tersebut, tahap kedua UFS berupa simulasi serangan balik dibatalkan.

Melalui platform Truth Social, Trump mengatakan bahwa latihan itu tidak hanya memakan biaya besar, tetapi juga "mengirimkan sinyal yang sama sekali tidak pantas dan bermusuhan" kepada Korea Utara (Korut).

Ia juga memandang Korut sebagai negara yang bersikap "tidak mengancam dan penuh hormat" terhadap AS selama masa kepresidenannya. Menurutnya, ia juga memiliki hubungan baik dengan Presiden Korut Kim Jong Un.

Baca Juga: Trump Ancam Hancurkan Ekonomi, Iran Sindir Utang AS

Dalam pernyataan itu, Trump pun menyebut Korsel telah menolak untuk membantu AS dalam menghadapi Iran. "Baru-baru ini saya bertanya kepada Presiden Korsel apakah mereka bersedia bergabung dengan kami dalam upaya denuklirisasi Republik Islam Iran, dan mereka menjawab, 'Tidak, terima kasih!'" tulis Trump.

Sementara, Juru Bicara Kemlu Korut beberapa waktu lalu mengecam latihan UFS sebagai "ancaman paling langsung dan terbuka". Korut akan terus bersikap tegas dan berhak membela diri atas ancaman tersebut.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.