Korsel-AS Gelar Ulchi Freedom Shield 25

Jakarta, IDM – Korea Selatan (Korsel) dan Amerika Serikat (AS) menggelar latihan militer gabungan berskala besar 'Ulchi Freedom Shield 25' pada 18-28 Agustus 2025.
Latihan yang dilakukan setiap tahun di Korea Selatan (Korsel) ini akan melibatkan 21.000 prajurit, termasuk 18.000 tentara Korsel dan berfokus pada pelaksanaan operasi lintas domain dengan memanfaatkan berbagai aset komponen. Swedia dan Swiss akan mengirim delegasinya yang berperan sebagai pengamat dalam latihan tersebut.
Baca Juga: Ruang Damai Terbuka, Utusan Trump: Putin Sepakati Jaminan Keamanan untuk Ukraina
"Pelatihan mengarah pada penguatan interoperabilitas, penguatan postur pertahanan gabungan kita, dan peningkatan kesiapan tempur," kata otoritas militer AS dalam keterangan resminya melansir Dvidshub.net, Selasa (19/8).
Meskipun kedua negara menegaskan latihan ini bersifat defensif, Korea Utara (Korut) menganggapnya sebagai latihan invasi. Korut juga seringkali menggunakannya sebagai dalih untuk demonstrasi militer dan uji coba senjata.
Baca Juga: Israel Beri Izin Khusus untuk Indonesia yang Bantu Gaza Via Udara
Seminggu menjelang Ulchi Freedom Shield 25, Korut menggelar latihan tembak artileri untuk memperkuat kesiapan tempur. Menteri Pertahanan Korut No Kwang Chol juga menyebut latihan sekutu itu menunjukkan sikap yang "berkonfrontasi militer" dan negaranya akan siap untuk menangkal "setiap provokasi yang melampaui batas wilayah." (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































