PARLEMEN

Komisi I Harap Pidato Presiden Prabowo di Sidang Umum PBB Gaungkan Pengakuan Palestina

Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini.
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini. (Foto: Dok. DPR RI)

Jakarta, IDM – Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini, menilai rencana pidato Presiden Prabowo Subianto di Sidang Umum PBB sebagai momentum strategis untuk menegaskan kembali posisi konsisten Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.

Amelia berpendapat sejak awal kemerdekaan, politik luar negeri Indonesia selalu berpijak pada prinsip bebas aktif, menolak segala bentuk penjajahan, serta memperjuangkan keadilan dan perdamaian dunia.

“Harapan besar kami, agar Presiden menyuarakan secara tegas pengakuan atas kemerdekaan Palestina sebagai negara berdaulat penuh, serta mendorong PBB dan masyarakat internasional untuk mengambil langkah konkret menghentikan praktik pendudukan dan pelanggaran yang terus terjadi,” ungkap Amel, di Jakarta, Senin (22/9).

Baca Juga: Komisi I DPR Minta TNI Tindak Tegas Prajurit yang Pukul Driver Ojol di Pontianak

“Diplomasi internasional Indonesia harus terus memainkan peran sebagai jembatan dialog, promotor perdamaian, sekaligus penggerak solidaritas global,” tambahnya.

Dengan kapasitas Indonesia sebagai negara demokrasi besar dan anggota G20, Amel menyebut suara Indonesia di PBB memiliki bobot penting untuk memperkuat legitimasi perjuangan Palestina dan mendorong solusi damai yang adil serta berkelanjutan di kawasan Timur Tengah.

Apalagi, lanjut Amel, komitmen Indonesia juga tercermin dalam berbagai forum internasional, termasuk Parliamentary Union of the OIC Member States (PUIC).

Di dalam forum internasional tersebut, DPR RI konsisten mendorong penguatan solidaritas parlemen negara-negara Islam untuk mendukung Palestina dengan mengeluarkan Deklarasi Jakarta 2025.

Adapun deklarasi tersebut menegaskan pentingnya persatuan dunia Islam dalam memperjuangkan kemerdekaan Palestina.

Baca Juga: Komisi I Soroti Dugaan Penyelundupan Senjata OPM dari Australia

Tidak hanya itu, kata Amel, Deklarasi New York 2025 yang diinisiasi di sela-sela forum internasional turut memperkuat mandat moral dan politik bahwa perjuangan Palestina adalah isu kemanusiaan universal yang memerlukan aksi nyata, bukan sekadar retorika.

“Kami di DPR RI mendukung penuh langkah diplomasi Presiden Prabowo untuk menjadikan forum Sidang Umum PBB sebagai ruang memperkuat posisi Indonesia di dunia internasional,” tegasnya.

“Sekaligus memastikan bahwa perjuangan Palestina tetap menjadi agenda utama diplomasi luar negeri kita,” tandas Amel. (ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.