PARLEMEN

Komisi I DPR Minta Kemlu Bertindak Cepat Selamatkan 4 WNI yang Diduga Diculik di Gabon

Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal.
Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal. (Foto: Dok. DPR RI)

Jakarta, IDM – Anggota Komisi I DPR RI Syamsu Rizal, mendesak Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI untuk segera bergerak cepat menyikapi kabar penculikan empat warga negara Indonesia (WNI) oleh bajak laut di Perairan Gabon, Afrika Tengah.

Politikus yang akrab disapa Daeng Ical itu menilai pemerintah tidak boleh berlarut-larut dalam memastikan kebenaran informasi yang beredar.

Menurutnya, apabila kabar tersebut terbukti benar, maka langkah penanganan harus segera ditentukan secara terukur dan terkoordinasi.

Baca Juga: Sukamta Nilai Diplomasi Kemlu RI Sejalan Prinsip Hukum Internasional di Kasus Somalia

“Keselamatan empat WNI harus menjadi prioritas utama. Pemerintah, dalam hal ini Kementerian Luar Negeri, harus bergerak cepat dan tidak boleh lamban menghadapi situasi seperti ini,” ujar Daeng Ical, di Jakarta.

Ia menegaskan, Kemlu perlu segera menjalin koordinasi dengan berbagai pihak terkait, baik di dalam negeri maupun dengan otoritas setempat serta mitra internasional, guna memastikan langkah penyelamatan berjalan efektif.

“Jika informasi ini benar, maka Kemenlu harus segera melakukan koordinasi lintas kementerian dan lembaga, termasuk dengan aparat keamanan dan pemerintah negara setempat,” tegasnya.

Baca Juga: Demo Mematikan di Iran, Komisi I DPR Tegaskan Perlindungan WNI Jadi Prioritas

Lebih lanjut, Daeng Ical mengingatkan Indonesia memiliki pengalaman dalam menangani kasus penculikan WNI di luar negeri, seperti operasi pembebasan kapal MV Sinar Kudus di Perairan Somalia pada 2011.

Ia berharap pemerintah dapat bertindak cepat, terukur, dan transparan dalam menyampaikan perkembangan kasus kepada publik serta keluarga korban. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.