PARLEMEN

Komisi I DPR Dukung Rencana Prabowo Kirim Pasukan Perdamaian ke Palestina

Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid
Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid. (Foto: instagram/duniameutya)

Jakarta, IDM – Komisi I DPR RI mendukung rencana Presiden terpilih dan Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto untuk mengirim pasukan perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina.

Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid juga menyebut pihaknya mendukung pengiriman tenaga medis, jika mendapat mendapat mandat dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Komisi 1 DPR RI mendukung rencana pengiriman pasukan penjaga perdamaian Indonesia ke Gaza, Palestina," kata Meutya, dikutip dari keterangan tertulis, Selasa (4/6).

Baca Juga: Pangdam I/BB: Prajurit yang Tugas di Papua Harus Kuasai Ilmu Teritorial

"Kami pun telah mendengar Kementerian Pertahanan RI tengah menyiapkan tenaga medis dan rencana pendirian rumah sakit lapangan di Gaza," sambungnya.

Meutya menilai langkah tersebut bisa menjadi salah satu solusi yang dapat diupayakan untuk membantu Palestina keluar dari konflik dengan Israel.

"Hal ini bisa menjadi solusi jangka pendek bagi gencatan senjata di Gaza maupun solusi jangka panjang bagi terwujudnya ‘two state solution’ atau Palestina yang merdeka sepenuhnya," terangnya.

Baca Juga: Kapen Kostrad Benarkan Ada Prajuritnya Ditemukan Tewas di Rumah Sakit

Lebih lanjut, Meutya mengatakan rencana pengiriman pasukan penjaga perdamaian Indonesia ke Palestina akan menjadi salah satu pembahasan dalam rapat kerja Komisi I DPR RI dengan Prabowo dan Panglima TNI, Jenderal Agus Subianto pada 6 Juni 2024 mendatang.

"Kami akan mendengarkan dari Panglima kesiapan prajurit dan tahapan yang perlu dilakukan," sebutnya.

Meutya pun berharap seluruh pihak dapat mendukung rencana ini. Menurutnya, pasukan perdamaian Indonesia dengan segala pengalamannya akan mampu dan siap diterjunkan ke Gaza, Palestina.

"Indonesia telah cukup berpengalaman terkait pasukan penjaga perdamaian bahkan sejak tahun 1957, kami yakin pasukan Indonesia siap. Indonesia tinggal menunggu mandat dari Perserikatan Bangsa Bangsa," jelasnya.

Baca Juga: Satgas Marinir Penjaga Perbatasan Indonesia-Papua Berikan Layanan Kesehatan Warga Yahukimo

Menhan Prabowo sebelumnya menyatakan kesiapan Indonesia mengirim pasukan perdamaian ke Gaza, Palestina saat menjadi pembicara di IISS Shangri-La Dialogue 2024, Singapura, Sabtu (1/6).

Selain bicara soal kesiapan, ia juga menyerukan investigasi komprehensif atas kejadian yang menimpa Rafah pada akhir Mei 2024 lalu.

"Insiden-insiden memilukan ini memaksa kita untuk segera menyerukan investigasi komprehensif. Kita memahami sepenuhnya bahwa tragedi seperti ini sangat penting untuk dicegah agar tidak terulang kembali," tutur Prabowo. (un)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.