Kemhan dan DPR Dukung Kertajati Fokus Industri Pertahanan, Bukan Pangkalan Asing

Jakarta, IDM – Pengembangan Bandara Kertajati sebagai pusat MRO pesawat Hercules/C-130 di kawasan Asia dinilai dapat menjadi lompatan strategis bagi Indonesia dalam memperkuat posisi di ekosistem pertahanan regional.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menyebut keberadaan fasilitas tersebut akan meningkatkan kesiapan tempur dan mobilitas armada angkut strategis TNI, sekaligus memperkuat ketahanan logistik nasional dalam berbagai skenario darurat.
Baca Juga: Relawan WNI Diduga Disiksa saat Ditahan Israel, DPR Minta Diplomasi RI Naikkan Tekanan ke Forum PBB
Pesawat Hercules selama ini memainkan peran vital dalam operasi militer, bantuan kemanusiaan, evakuasi bencana, hingga distribusi logistik ke wilayah terpencil.
Dengan adanya fasilitas MRO di dalam negeri, Indonesia diyakini mampu menekan ketergantungan perawatan luar negeri dan meningkatkan efisiensi operasional.
“Dengan adanya fasilitas ini, Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga penyedia layanan perawatan yang diakui secara regional,” kata Dave.
Selain sisi pertahanan, proyek ini dinilai dapat mendorong pertumbuhan ekonomi kawasan Jawa Barat melalui penyerapan tenaga kerja, peningkatan kompetensi teknisi nasional, dan pengembangan industri aviasi pendukung.
Baca Juga: Komisi I: Diplomasi dan Pemulihan Trauma Relawan WNI Harus Berjalan Bersamaan
Kemhan menegaskan rencana tersebut masih dalam pembahasan dan dikembangkan bertahap agar Indonesia mampu menjadi hub regional untuk pemeliharaan pesawat angkut strategis.
"Kemandirian maintenance pesawat strategis adalah fondasi penting dalam membangun ketahanan pertahanan modern yang berdaulat,” pungkasnya.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































