Kemenkes Gaza Catat 18.000 Anak Palestina Tewas sejak Oktober 2023

Jakarta, IDM – Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan sebanyak 18.592 anak Palestina telah tewas akibat serangan militer Israel sejak 7 Oktober 2023.
Angka tersebut menjadi bagian dari total korban jiwa lebih dari 60.200 warga Palestina yang meninggal dalam serangan ekstrim tiada henti yang menghantam Jalur Gaza.
Dari data resmi yang dikutip Anadolu pada Sabtu (2/8), banyak anak-anak yang kehilangan nyawa hanya dalam hitungan jam atau hari setelah dilahirkan.
Baca Juga: Pesawat Tempur F-35 Angkatan Laut AS Jatuh, Pilot Berhasil Lontarkan Diri
Sembilan bayi tewas pada hari kelahiran mereka, lima pada hari pertama, lima pada hari kedua, dan delapan pada hari ketiga.
Lalu tercatat 88 anak tewas pada usia satu bulan, 90 anak pada usia dua bulan, dan 78 anak saat berusia tiga bulan.
Gempuran militer Israel yang telah menghancurkan infrastruktur Gaza dan menyebabkan krisis pangan juga semakin parah di wilayah Gaza.
Laporan itu juga menegaskan akses terhadap layanan kesehatan telah lumpuh, sehingga kondisi semakin memprihatinkan di Gaza.
Baca Juga: Lebih Dari 60.100 Warga Palestina Tewas akibat Konflik
Dua organisasi hak asasi manusia asal Israel, yaitu B’Tselem dan Physicians for Human Rights-Israel mengeluarkan pernyataan yang menyebut bahwa pemerintah Israel melakukan tindakan genosida di Gaza.
Mereka menegaskan tindakan tersebut mencakup penghancuran sistematis terhadap masyarakat Palestina dan pembongkaran sistem layanan kesehatan secara disengaja.
Israel tengah menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional atas aksi militer yang telah dilakukan di wilayah Palestina. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































