INTERNASIONAL

Kembali Bombardir Gaza, Analis: Israel Berupaya Capai 'Pembersihan Etnis'

Kondisi Jalur Gaza
Pemukiman di Jalur Gaza hancur akibat serangan Israel. (Foto: Dok. X/UNRWA)

Jakarta, IDM – Militer Israel kembali memborbardir Gaza setelah memerintahkan penduduk untuk meninggalkan wilayah tersebut. Hal ini, menurut analis Institute for Policy Studies, merupakan upaya Israel untuk pembersihan etnis.

“Netanyahu tidak menunjukkan tanda-tanda akan mengubah tuntutannya agar Hamas menyerah saja sebagai satu-satunya jawaban yang akan diterimanya, atau ia akan terus menghancurkan Kota Gaza, dan menghancurkan satu per satu gedung-gedung tinggi, terlepas dari siapa pun yang ada di dalamnya,” ujar Phyllis Bennis, analis yang berbasis di Washington tersebut, melansir Al Jazeera, Selasa (9/9).

Baca Juga: Presiden Korut Inspeksi Uji Coba Mesin Rudal Balistik Antarbenua

Bennis menuturkan, lebih dari satu juta warga Palestina yang tinggal di Kota Gaza, banyak di antaranya tinggal di tenda-tenda yang didirikan antara reruntuhan, kini telah diperintahkan untuk angkat kaki. Namun, tidak ada lagi tempat yang aman untuk mereka.

“Ini tentang pembersihan etnis. Ini tentang menciptakan kondisi yang membuat mustahil bagi kelangsungan hidup suatu kelompok. Itulah bahasa Pasal III Konvensi Genosida, yang ketiga dari lima tindakan kekerasan, yang bersama dengan niat, merupakan genosida," imbuhnya.

Baca Juga: Trump Beri Peringatan Terakhir, Desak Hamas Terima Kesepakatan Gaza

“Israel telah melakukan genosida itu dengan menciptakan kondisi yang membuat mustahil bagi warga Palestina untuk bertahan hidup di Gaza," pungkasnya.

Terbaru, militer Israel kembali mengancam seluruh penduduk Kota Gaza dan memperingatkan mereka untuk mengungsi ke wilayah selatan sebelum serangan digencarkan. Mereka diharuskan pergi melalui Jalan al-Rashid menuju apa yang disebut Israel sebagai wilayah "kemanusiaan" di al-Mawasi. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.